KRIMINALNEWS UPDATE

Mobilnya Disodok dari Belakang, Korban Terpental Tenggelam di Kali Grogol

×

Mobilnya Disodok dari Belakang, Korban Terpental Tenggelam di Kali Grogol

Sebarkan artikel ini
Korban yang mobilnya tertabrak dan terpental tenggelam di Kali Grogol dievakuasi Tim Basarnas, Sabtu (10/09)

JEJAK KATA, Jakarta – Rahmat Waluyo (64), seorang pengendara mengalami kecelakaan di Pintu Tol Jelambar, Jakarta Barat, Jumat (09/09) 18:00 WIB. Korban terpental dan tenggelam di Kali Grogol setelah mobil sedannya ditabrak oleh kendaraan minu bus.

Informasi yang dihumpun jejakkata.news, kendaraan korban pada saat itu mengalami trouble, kemudian korban berusaha mengecek kendaraannya di bahu jalan. Namun naas datang dari belakang kendaraan minibus menabrak mobil korban hingga akhirnya korban terpental dan jatuh ke dalam aliran kali Grogol yang ada di bawah jalan tol.

Kepala Kantor SAR Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Fazlli, dalam keterangan tertulis yang diterima jejakkata.news, pihaknya mendapatkan informasi tersebut kemudian langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan proses pencarian dengan proses penyelaman menggunakan Aqua Eye dan Underwater Searching Device di sekitar lokasi kejadian pada malam hingga dini hari, namun korban belum ditemukan.

Pencarian terhadap korban pun kemudian dilanjutkan pada sabtu (10/9) pagi tadi oleh unsur SAR gabungan dengan membagi area menjadi 2 (dua) dimana tim pertama menyisir aliran kali Grogol menggunakan perahu karet hingga radius 3 KM dari lokasi kejadian, kemudian tim kedua melakukan penyisiran melalui jalur darat dengan pengamatan secara visual hingga radius 3 KM dari lokasi kejadian.

Korban pun akhirnya ditemukan sekitar pukul 07.30 WIB oleh personil SAR gabungan pada radius 100 meter dari lokasi kejadian dalam keadaan meninggal dunia.

“Jasad korban akhirnya kita temukan pagi ini, kemudian akan dievakuasi menuju RSCM untuk proses selanjutnya dari pihak terkait,” Ungkap Fazzli.

Fazzli juga menyebutkan bahwa puluhan personil SAR gabungan dikerahkan dalam upaya pencarian terhadap korban dengan melibatkan beberapa unsur seperti Kantor SAR Jakarta, Polsek Tanjung Duren, Polsek Tambora, BPBD DKI Jakarta, Sudin Damkar Jakarta Barat, AGD Dinkes, IEA, Korgad, Barat Escort, RIT, REPOTIN, Gerak Bareng, Keluarga dan Masyarakat Sekitar. (MED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *