Hard NewsJejak Kata

Bocah 12 Tahun Tewas Tenggelam di Kali Cisadane Bogor

×

Bocah 12 Tahun Tewas Tenggelam di Kali Cisadane Bogor

Sebarkan artikel ini
FORO: Tim SAR gabungan menyerahkan jasad bocah perempuan 12 tahun yang tenggelam di Kali Cisadane, wilayah Bogor.

JEJAK KATA, Bogor – Bunga Nova Alfia, seorang bocah perempuan 12 tahun tewas setelah tenggelam di Kali Cisadane, tepatnya di Kapling Panorama, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (08/10/2022).

Informasi yang berhasil dihimpun, korban tenggelam saat bermain air bersama temen-temennya di sekitar sungai sekitar pukul 16:00 WIB.

Kepala Kantor SAR Jakarta selaku SMC (SAR Mission Coordinator) dalam operasi SAR, Fazzli, melalui keterangan tertulis yang diterima jejakkata.news, menjelaskan, setelah dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan pada Minggu (9/10) pagi tadi sekitar pukul 07:31 WIB, jasad korban berhasil ditemukan.

Korban ditemukan pada radius kurang lebih 5 KM dari lokasi kejadian oleh tim SAR gabungan yang melakukan penyisiran di bantaran kali tersebut.

“Korban berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan dan selanjutnya korban kita evakuasi menuju ke rumah duka untuk diserahkan kepada keluarga korban,” ungkap Fazzli.

Dia juga mengungkapkan belasungkawa yang mendalam atas musibah yang dialami korban dan mengucapkan terima kasih atas upaya pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan hingga akhirnya korban bisa ditemukan.

Unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi SAR terdiri dari Kantor SAR Jakarta, Polsek Bogor Barat, Koramil Bogor Barat, BPBD Kota Bogor, Damkar Kota Bogor, Kelurahan Sindang Barang, Tagana Kota Bogor, Polmas Bogor Raya, SAKTI, Repotin, Relawan Sedulur Bogor, Sekolah Relawan, GASUCI, Trabas Squad, SAR MTA, dan masyarakat.

Ada adapun proses pencarian, kata Fazzli, tim SAR gabungan turun sejak pagi dengan perlengkapan serta membagi area pencarian menjadi 3. Tim pertama menggunakan perahu karet melakukan penyisiran di sepanjang aliran Kali Cisadane hingga radius 5 KM dari lokasi kejadian. Tim kedua melakukan pencarian dengan pengamatan secara visual melalui jalur darat di sepanjang bantaran Kali Cisadane hingga radius 3 KM. Dan tim ketiga melakukan pencarian di bawah permukaan air menggunakan aqua eye dan underwater searching device, kemudian akan dilanjutkan dengan proses penyelaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *