Jejak KataSoft News

Manuver Politik Mas Anies “Ngegas”, Awas Rem Blong Bisa Nabrak!

×

Manuver Politik Mas Anies “Ngegas”, Awas Rem Blong Bisa Nabrak!

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI

PEMILU masih cukup jauh. Komisi Pemilihan Umum (KPU) baru dalam tahapan perencanaan program dan anggaran, penyusunan peraturan KPU, pemutakhiran data pemilih dan penyusun daftar pemilih, pendaftaran dan verifikasi peserta Pemilu, serta penetapan jumlah kursi dan penetapan daerah pemilihan. Itu pun masih sampai akhir tahun, Desember 2022.

Namun manuver politisi satu ini sudah begitu riuh, menghentak-hentak, bak berkampanye belum pada masanya. Ya, Mantan Gubernur DKI Jakarta, Mas Anies Baswedan. Berbagai program yang pernah dijalankan di DKI Jakarta, diumbar di seluruh penjuru pelosok negeri melalui corong media, baik media sosial maupun media mainstream. Seolah tak sabar, tergesa-gesa seperti takut ketinggalan kereta.

Ketapang Urban Aquaculture Diapresiasi Seniman Lukis Tangerang

Sindiran-sindiran pedas pun terlontar dengan kalimat yang menghentak-hentak, yang mengasumsikan apa yang telah dilakukan di DKI Jakarta itu sudah sangat super. Tapi, itu kan baru asumsi dari mas Anies.

Soal Kepulauan Seribu, misalnya. Mas Anies mengklaim dirinya telah berhasil mengurus. Dikutip dari wartaekonomi.co.id yang terbit Kamis 03 November 2022, Mas Anies menyebut bahwa jika mengurus Kepulauan Seribu saja tak bisa, maka jangan harap menebar harapan untuk negara dengan wilayah kepulauan di republik ini.

“Bila kepulauan di ibukota tidak terurus, jangan harap kirim pesan kepada seluruh Indonesia pulau-pulau akan bisa diurus,” ujar Mas Anies dalam kutipannya.

Soal Pembagian STB Gratis di Kabupaten Tangerang, Ini Penjelasannya!

Ehem, ada yang manarik dari selarik cerita yang tersebar lewat media internet itu.

Mas Anies dideklarasikan oleh Partai Nasional Demokrat (Nasdem) sebagai bakal calon presiden partai besutan Surya paloh itu. Apa yang disampaikan Mas Anies, belum tentu mewakili seluruh masyarakat di DKI Jakarta. Karena masih banyak program-program Mas Anies yang tidak ia sebutkan. Seperti soal belanja lem yang kelebihan bayar, misalnya, rumah DP 0 persen, program sumur resapan air, termasuk pembuatan seni instalasi “getah-getih” dari bambu yang mencapai ratusan juta dan sekarang tidak tahu dimana rimbanya. Adalagi Formula E dan lain-lain.

Soal ini, tentu saja sulit untuk dilupakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *