Jejak KataWisata dan Kuliner

Pondok Mancing Cukanggalih, Tempat Melepas Penat di Curug Tangerang

×

Pondok Mancing Cukanggalih, Tempat Melepas Penat di Curug Tangerang

Sebarkan artikel ini
Seorang pengunjung sedang asik memainkan kail menunggu ikan menyambar di Pondok Mancing Cukanggalih | Foto: Dok. Widi Hatmoko

WISATA — Tak semua akhir pekan harus dihabiskan di pusat perbelanjaan atau kafe dengan pendingin udara. Di Jalan Padat Karya, Curug, Kabupaten Tangerang, ada pilihan lain untuk mengusir penat: duduk di tepi kolam, melempar kail, lalu menunggu ikan menyambar umpan.

Namanya Pondok Mancing Cukanggalih. Berada di samping CG Mini Soccer, tempat ini memadukan pemancingan ikan dengan area kafe. Pengunjung bisa datang untuk memancing, menikmati makanan, atau sekadar berkumpul bersama keluarga dan teman.

Ada empat area kolam yang bisa dipilih. Ikan nila dan gurame menjadi penghuni utamanya. Sistem yang digunakan adalah pemancingan kiloan, sehingga biaya ikan yang dibawa pulang mengikuti jenis dan berat tangkapan.

Bagi pengunjung yang baru ingin mencoba, tersedia paket Rp50.000. Paket ini mencakup sewa joran, umpan, minuman, serta kuota hasil pancingan setara satu kilogram ikan nila. Jika ikan yang diperoleh berupa gurame, ada tambahan biaya Rp15.000.

Pengunjung yang sudah memiliki joran sendiri bisa memilih cara lebih sederhana. Cukup membeli umpan seharga Rp5.000, lalu mulai menguji kesabaran di tepi kolam.

Namun, ikan yang berhasil dipancing tak selalu berhenti sebagai oleh-oleh mentah. Pengunjung bisa meminta hasil tangkapannya dimasak atau dibakar di tempat. Biaya jasa pengolahan disebut sekitar Rp40.000 per kilogram.

Pondok Mancing Cukanggalih | Foto: Dok. Widi Hatmoko

Untuk tangkapan yang melampaui kuota paket, tarif tambahannya Rp40.000 per kilogram untuk nila dan Rp55.000 per kilogram untuk gurame. Karena itu, ada baiknya pengunjung menghitung biaya sejak awal, terutama jika berniat membawa pulang banyak ikan.

Daya tarik pemancingan semacam ini bukan semata-mata soal berapa ekor ikan yang berhasil ditaklukkan. Ada jeda dari rutinitas, obrolan yang mengalir di pinggir kolam, dan kesenangan sederhana ketika pelampung bergerak.

Bagi anak-anak, pengalaman melihat ikan menyambar umpan bisa menjadi hiburan tersendiri. Sementara orang dewasa punya alasan untuk sejenak menjauh dari layar ponsel dan kesibukan sehari-hari.

Pondok Mancing Cukanggalih beralamat di Jalan Padat Karya RT 02/01, Curugkulon, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Banten. Tempat ini disebut buka setiap hari pukul 08.00–22.00 WIB.

Sebelum berangkat, pengunjung sebaiknya memastikan kembali tarif paket, biaya tambahan, dan jam operasional kepada pengelola. Dengan begitu, agenda memancing bisa dinikmati tanpa kejutan saat menghitung pengeluaran.

Sebab, di tepi kolam, yang dicari orang tak selalu ikan besar. Terkadang, yang lebih penting adalah waktu luang yang akhirnya bisa dinikmati bersama orang-orang terdekat. (*

Tinggalkan Balasan