Jejak KataLiputan

Jelang Musim Hujan, Astra Tol Tamer Benahi Drainase di Empat Zona

×

Jelang Musim Hujan, Astra Tol Tamer Benahi Drainase di Empat Zona

Sebarkan artikel ini
Koordinasi lanjutan dengan Pemerintah Kota Cilegon terkait rencana tindak lanjut dan langkah mitigasi penanganan banjir dan genangan | Foto: Dok. Humas Astra Tol Tangerang-Merak

JEJAK KATA, Serang — Astra Infra Toll Road Tangerang–Merak (Astra Tol Tamer) menyiapkan penanganan genangan dan banjir di empat zona Jalan Tol Tangerang–Merak. Pekerjaan ini mencakup peningkatan kapasitas drainase dan pembangunan saluran air untuk mengantisipasi dampak curah hujan serta perubahan tata guna lahan di sekitar jalan tol.

Pengelola jalan tol tersebut menyatakan, penanganan dilakukan berdasarkan kajian teknis untuk mengidentifikasi titik rawan genangan dan menentukan metode konstruksi sesuai kondisi masing-masing lokasi. Upaya itu juga melibatkan koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum, pemerintah daerah, dan instansi terkait.

Empat zona yang menjadi sasaran pekerjaan meliputi Link Cilampang KM 74+400 dan Link Perumahan Bumi Agung KM 74+700 di Zona 1; Link Paburan Unyur KM 75+600 di Zona 2; KM 90+850 di Zona 3; serta akses Tol Serang Timur atau kawasan Patung Debus di Zona 4.

Pekerjaan yang direncanakan antara lain pembangunan open cut box culvert dan pemasangan pipa jacking Reinforced Concrete Pipe (RCP). Infrastruktur tersebut ditujukan untuk meningkatkan kapasitas pengaliran air, menyesuaikan kebutuhan drainase dengan pola limpasan, serta mengurangi potensi genangan di titik-titik yang telah dikaji.

Astra Tol Tamer juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Serang dan Pemerintah Kota Cilegon. Koordinasi ini diperlukan untuk menyelaraskan penanganan aliran air yang berkaitan dengan wilayah di luar area jalan tol, sehingga pengendalian genangan dapat dilakukan secara terpadu.

Perusahaan menyebut telah memulai persiapan mobilisasi peralatan dan rambu di sejumlah lokasi prioritas. Namun, penanganan genangan tidak hanya bergantung pada infrastruktur di dalam area tol, tetapi juga berkaitan dengan kondisi saluran dan aliran air di kawasan sekitarnya.

Construction & Maintenance Management Department Head Astra Tol Tamer, Slamet Adriadi, mengatakan perubahan kondisi lingkungan dan tata guna lahan menjadi salah satu pertimbangan dalam mengantisipasi genangan.

“Karena itu, kami melakukan kajian teknis untuk menentukan langkah penanganan yang sesuai di setiap lokasi, sekaligus berkoordinasi dengan Kementerian PU, pemerintah daerah, dan instansi terkait,” ujar Slamet, Jumat, 16 Oktober 2026.

Ia mengatakan pekerjaan tersebut ditargetkan mendukung kesiapan operasional Jalan Tol Tangerang–Merak selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2026/2027.

Astra Tol Tamer menyatakan akan melanjutkan pemantauan, pemeliharaan, dan peningkatan kapasitas drainase sesuai kebutuhan. Perusahaan berharap langkah tersebut dapat menekan potensi luapan air dan genangan, sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan serta masyarakat di sekitar tol.

Slamet juga mengimbau pengguna jalan mematuhi pengaturan keselamatan lalu lintas selama pekerjaan berlangsung. Ia meminta dukungan masyarakat agar proses konstruksi pengendalian genangan dapat berjalan lancar. (*

Tinggalkan Balasan