SENI BUDAYA — Alun-alun Gunungkidul bakal menjadi panggung bagi para maestro campursari. Kegiatan yang dikemas dalam Festival Nasional Campursari ini, digelar untuk memeriahkan Hari Jadi ke-196 Kabupaten Gunungkidul sekaligus membuka ruang bagi pelaku seni dan UMKM lokal.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan, Festival Nasional Campursari digelar pada 28–30 September 2026.
Festival tersebut akan menghadirkan 20 kelompok campursari dari berbagai kabupaten dan kota yang telah mendaftar.
“Gunungkidul yang saya cintai, saya sayangi dan banggakan. Dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul yang ke-196, pemerintah kabupaten akan memberikan hiburan kepada seluruh warga masyarakat,” ujar Endah dalam video yang beredar di media sosial.
Festival ini menjadi bagian dari upaya merawat kesenian campursari sekaligus menghadirkan hiburan bagi masyarakat dalam perayaan hari jadi daerah.
Tak hanya panggung hiburan, pemerintah kabupaten juga menyediakan lapak bagi pedagang dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan alun-alun.
Endah berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan pelaku UMKM untuk memasarkan produk unggulan daerah kepada pengunjung festival.
“Lapak disediakan untuk para pelaku UMKM dan pedagang agar potensi daerah Kabupaten Gunungkidul bisa dijual. Kita siapkan tempat khusus supaya UMKM Gunungkidul berjaya,” katanya.
Melalui festival ini, pemerintah daerah berharap perayaan hari jadi tak hanya menjadi pesta kesenian, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat dan memperkuat kebersamaan warga Gunungkidul. (*






