JEJAK KATA, Kota Tangerang — Seorang laki-laki diduga tenggelam di aliran Sungai Cisadane, sekitar Jembatan Grendeng, Kota Tangerang, Banten. Hingga Kamis, 1 Oktober 2026 siang, korban belum ditemukan.
Informasi kejadian diterima Kantor SAR Jakarta pada Kamis sekitar pukul 00.30 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula ketika saksi melihat riak air yang mencurigakan. Setelah diperhatikan, tampak dua tangan manusia di permukaan sungai. Kepala korban juga sempat muncul beberapa kali sebelum kembali tenggelam.
Saksi kemudian mengidentifikasi korban sebagai seorang laki-laki. Setelah itu, korban tidak lagi terlihat di permukaan.
Kantor SAR Jakarta bersama unsur SAR gabungan segera bergerak ke lokasi untuk melakukan pencarian. Penyisiran dilakukan menggunakan perahu karet di sekitar titik kejadian hingga radius sekitar dua kilometer.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Desiana Kartika Bahari, mengatakan tim masih mengoptimalkan pencarian dengan mempertimbangkan kondisi sungai dan keselamatan petugas.
«“Kami bersama seluruh unsur SAR gabungan terus melakukan upaya pencarian secara maksimal. Setiap informasi dan perkembangan di lapangan menjadi perhatian kami,” kata Desiana.
Menurut dia, pencarian akan terus dilakukan dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia. Keselamatan personel tetap menjadi pertimbangan selama operasi berlangsung.
Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, antara lain Pamenwas Polres Tangerang, DVI Polres Tangerang, Pamapta Polres Tangerang, Reskrim Polres Tangerang, Polsek Tangerang Kota, Damkar Kota Tangerang, BPBD Kota Tangerang, dan PMI Kota Tangerang.
Tim SAR menghadapi kondisi arus sungai serta area pencarian yang cukup luas. Penyisiran difokuskan di sekitar lokasi korban terakhir terlihat, dengan memperluas pencarian sesuai perkembangan kondisi di lapangan. Hingga siang hari, keberadaan korban masih belum diketahui. Operasi SAR masih berlangsung. (*






