Jejak KataSoft News

Ketika Warga Kampung Mangga Mengantrekan Anabul untuk Divaksin Rabies

×

Ketika Warga Kampung Mangga Mengantrekan Anabul untuk Divaksin Rabies

Sebarkan artikel ini
Petugas DKP Kota Tangerang menyuktikan vaksin rabies kepada seekor anjing di Gazebo Kampung Mangga, Periuk, Kota Tangerang | Sumber: Diskominfo Kota Tangerang

HOBI — Pagi di Kampung Mangga, Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, tak hanya diisi aktivitas warga. Sejumlah kucing dan hewan peliharaan ikut “sibuk” menjadi perhatian.

Mereka datang bukan untuk kontes kecantikan anabul. Warga membawa hewan kesayangannya untuk mendapatkan vaksin rabies gratis yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang melalui UPTD Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan).

Sebanyak 70 dosis vaksin disiapkan dalam layanan jemput bola di RW 10 tersebut. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Rabies Sedunia yang diperingati setiap 28 September.

Kepala UPTD Puskeswan DKP Kota Tangerang, drh. Wina Listiana, mengatakan Kampung Mangga bukan lokasi yang baru bagi program tersebut. Wilayah ini secara rutin didatangi untuk vaksinasi rabies.

“Ini sekaligus menjadi bentuk apresiasi kami kepada masyarakat Kampung Mangga yang sangat aktif dan peduli terhadap kesehatan hewan peliharaannya,” kata Wina.

Menurut dia, kesadaran warga terhadap vaksinasi rabies tergolong tinggi. Bagi pemerintah, vaksinasi bukan semata urusan kesehatan hewan. Ada kepentingan yang lebih besar: mencegah risiko penularan penyakit yang dapat berujung fatal pada manusia.

Program itu menyasar hewan pembawa rabies, antara lain kucing, anjing, kera dan musang. Selain layanan keliling, warga dapat membawa hewan peliharaan ke Gedung Puskeswan di Jalan Seni Pahat, Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Tangerang, pada Senin hingga Jumat.

Layanan keliling, kata Wina, akan terus menyambangi permukiman dengan populasi hewan peliharaan cukup tinggi.

Di Kampung Mangga, program itu mendapat sambutan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) setempat. Ketua KIM Kampung Mangga RW 10, Yadi Wijaya, mengatakan vaksinasi gratis tersebut telah berlangsung secara rutin sejak 2019.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Tangerang melalui DKP yang sudah rutin sejak tahun 2019,” ujar Yadi.

Bagi warga, manfaatnya terasa sederhana tetapi penting. Yayu Ekowati, warga RT 08/RW 10, misalnya, membawa kucing kesayangannya untuk divaksin.

“Program jemput bola ini sangat bagus dan membantu warga Periuk,” kata Yayu.

Di Kampung Mangga, vaksin rabies akhirnya bukan sekadar suntikan untuk anabul. Ia menjadi semacam pengingat bahwa memelihara hewan juga berarti menjaga lingkungan tempat manusia dan hewan hidup berdampingan. (*

Tinggalkan Balasan