JEJAK KATA, Kota Tangerang – Ada semangkuk sop yang tak sekadar menghangatkan tubuh, tetapi juga meninggalkan kenangan di lidah. Aroma lada hitam, kayu manis, kapulaga, hingga biji pala lebih dulu menyapa sebelum sendok pertama menyentuh bibir. Hangatnya meresap perlahan, lalu disusul rasa gurih yang membuat siapa pun ingin menambah suapan berikutnya.
Sensasi itulah yang ditawarkan Sop Mak Imah, rumah makan di kawasan Neglasari, Kota Tangerang, yang belakangan menjadi perbincangan para pencinta kuliner berkuah.
Di tengah banyaknya sajian sop iga dengan kuah bening, Sop Mak Imah memilih jalan berbeda. Kuahnya diracik dari perpaduan rempah-rempah Nusantara pilihan yang menghasilkan cita rasa kaya, berani, sekaligus tetap segar.
Lada hitam asli Lampung menjadi salah satu bintang utamanya. Dipadukan dengan kapulaga, kayu manis, biji pala, dan aneka rempah lainnya, kuah Sop Mak Imah menghadirkan aroma yang kuat tanpa kehilangan keseimbangan rasa. Gurihnya terasa alami, hangatnya pas, sementara jejak rempahnya masih tertinggal bahkan setelah mangkuk nyaris kosong.
“Kami ingin menghadirkan sop iga yang berbeda dari sop rumahan pada umumnya. Kalau sop biasa kuahnya lebih bening, di sini kuahnya kaya rempah sehingga sensasi di lidah lebih terasa, gurih, segar, dan tentunya tetap ramah di kantong dengan harga mulai Rp40 ribu hingga Rp50 ribu,” ujar Owner Sop Mak Imah, Dian Oktavia.
Tak hanya kuah yang menjadi daya tarik. Potongan iga sapi berukuran besar disajikan dengan tekstur empuk sehingga dagingnya mudah terlepas dari tulang. Kombinasi kuah yang kaya rempah dengan iga yang lembut menjadi alasan banyak pelanggan rela datang kembali.

Salah satu menu yang paling sering diburu adalah Sop Iga Bakar Ekstra Pedas dengan bagian neckbone. Perpaduan iga bakar beraroma smoky, sambal pedas, dan kuah rempah yang hangat menghadirkan sensasi rasa yang sulit ditolak. Tak heran jika pengunjungnya bukan hanya berasal dari Tangerang, tetapi juga datang dari berbagai daerah.
Bagi yang ingin menikmati menu lain, Sop Mak Imah juga menyajikan beragam hidangan pendamping seperti ayam lengkuas, bebek sambal hitam, hingga tempe mendoan khas Cilacap yang renyah di luar dan lembut di dalam. Menu-menu tersebut menjadi pasangan yang pas untuk melengkapi semangkuk sop iga andalan mereka.
“Ada banyak menu lain yang tidak kalah nikmat untuk dicoba. Mulai dari ayam lengkuas, bebek sambal hitam, sampai tempe mendoan khas Cilacap yang cocok disantap bersama sop iga kami,” tambah Dian.
Dengan cita rasa yang konsisten, harga yang bersahabat, dan racikan rempah yang menjadi ciri khas, Sop Mak Imah perlahan menjelma menjadi salah satu destinasi kuliner yang layak disinggahi di Kota Tangerang.
Bagi pencinta kuliner berkuah, semangkuk Sop Mak Imah bukan hanya soal mengenyangkan perut. Di dalamnya tersimpan perpaduan rempah Nusantara yang menghadirkan kehangatan, aroma yang menggoda, dan rasa yang membuat lidah terus ingin kembali.
Sop Mak Imah berlokasi di Jalan Marsekal Suryadarma Nomor 90, Karangsari, Neglasari, Kota Tangerang. Rumah makan ini buka setiap hari pukul 10.00 hingga 22.00 WIB. Pemesanan juga dapat dilakukan melalui Instagram @sopmakimah maupun layanan GoFood dengan nama Sop Mak Imah. (*






