Liputan

Peta Prakiraan BMKG, Angin Kencang Mengintai Sejumlah Perairan Indonesia

×

Peta Prakiraan BMKG, Angin Kencang Mengintai Sejumlah Perairan Indonesia

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI: Laut Selatan Jawa | Foto: Dok. Widi Hatmoko

JEJAK KATA, Jakarta — Peta prakiraan angin Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan pola angin yang cukup aktif di wilayah Indonesia pada Rabu, 16 September 2026. Sejumlah kawasan perairan diprakirakan dilalui angin dengan kecepatan lebih dari 20 knot.

Data BMKG yang dirilis Selasa, 15 September 2026, memetakan prakiraan angin lapisan 3.000 kaki untuk pukul 07.00 WIB atau 00.00 UTC. Garis-garis arus angin pada peta memperlihatkan pergerakan massa udara yang berbeda di sejumlah wilayah Indonesia.

Di kawasan sekitar Sulawesi, misalnya, kecepatan angin pada peta mencapai sekitar 32 knot. Angka tinggi juga terlihat di sekitar perairan selatan dan timur Indonesia, dengan beberapa wilayah berada pada kisaran 25–30 knot.

Sumber: BMKG, Selasa 15 September 2026

Di sekitar Sumatera, kecepatan angin bervariasi. Peta BMKG mencatat sekitar 22 knot di bagian selatan Sumatera dan hingga 29 knot di wilayah perairan selatan Indonesia.

Sementara di sekitar Pulau Jawa, kecepatan angin yang tergambar berada di kisaran 15 knot, dengan pola aliran angin bergerak melintasi wilayah selatan Jawa dan menuju kawasan timur Indonesia.

Kondisi berbeda terlihat di sebagian wilayah Kalimantan yang relatif lebih rendah, dengan kecepatan sekitar 8–9 knot. Namun, pola angin di wilayah utara Indonesia menunjukkan adanya sistem tekanan yang membentuk pusaran di sekitar Filipina.

Peta ini merupakan prakiraan angin lapisan 3.000 kaki, sehingga tidak serta-merta menggambarkan kondisi angin yang dirasakan langsung di permukaan. Kondisi di laut juga dapat berbeda bergantung pada lokasi, waktu, dan perkembangan cuaca.

Bagi aktivitas pelayaran, penerbangan, maupun operasi pencarian dan pertolongan di laut, perubahan kecepatan dan arah angin tetap menjadi faktor yang perlu diperhatikan. Terlebih, beberapa wilayah pada peta menunjukkan kecepatan angin yang cukup tinggi. (*


Sumber: BMKG, Selasa 15 Septeber 2026


Angin tak terlihat di mata. Di atas peta BMKG, ia justru meninggalkan jejak yang jelas: semakin rapat garis alirannya dan semakin besar angka kecepatannya, semakin perlu kewaspadaan terhadap aktivitas di wilayah tersebut. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *