JEJAK KATA, Jakarta — Langit Jabodetabek kembali mendapat catatan kaki dari BMKG. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang berpotensi terjadi mulai pukul 11.45 WIB, Kamis, 1 Oktober 2026.
Dalam peringatan dini yang diperbarui pukul 11.35 WIB, BMKG mula-mula mencatat potensi cuaca tersebut di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Kondisi itu diperkirakan dapat meluas ke sejumlah wilayah Jabodetabek.
Di Kabupaten Tangerang, wilayah yang masuk dalam daftar potensi perluasan meliputi Rajeg, Pasar Kemis, Sepatan, Curug, Cikupa, Pagedangan, Kelapa Dua, Sindang Jaya, dan Sepatan Timur. Sementara di Kota Tangerang, potensi cuaca serupa mencakup Tangerang, Jatiuwung, Batuceper, Benda, Cipondoh, Ciledug, Karawaci, Periuk, Cibodas, Neglasari, Pinang, dan Karang Tengah.
Untuk Kota Tangerang Selatan, BMKG mencantumkan Serpong Utara dan Pondok Aren. Artinya, payung hari ini bukan sekadar aksesori. Ia bisa berubah menjadi perlengkapan kerja.
Potensi hujan juga mencakup sejumlah wilayah Kabupaten dan Kota Bekasi, Kabupaten dan Kota Bogor, serta sebagian Jakarta Barat dan Jakarta Timur. Di Jakarta Barat, wilayah yang disebut antara lain Cengkareng, Kalideres, dan Kembangan. Di Jakarta Timur, Cakung dan Duren Sawit masuk dalam daftar.
BMKG memperkirakan kondisi tersebut masih dapat berlangsung hingga pukul 14.00 WIB. Peringatan dini ini merupakan bagian dari nowcasting, yakni informasi mengenai kondisi cuaca saat ini dan potensi cuaca ekstrem dalam jangka pendek.
Potensi petir dan angin kencang membuat masyarakat perlu lebih waspada, terutama mereka yang sedang berkendara, beraktivitas di ruang terbuka, atau berada di sekitar pepohonan dan bangunan yang rentan terhadap terpaan angin.
Peringatan ini juga datang ketika sebagian wilayah Indonesia masih berada dalam periode yang relatif kering. BMKG sebelumnya mengingatkan bahwa meski kondisi kemarau masih dominan, hujan lokal dengan intensitas sedang hingga lebat tetap dapat muncul dan disertai petir serta angin kencang.
Untuk warga Tangerang dan sekitarnya, persoalannya bukan sekadar basah atau tidak. Hujan deras dalam waktu singkat dapat menguji drainase, jalan, dan titik-titik yang selama ini mudah berubah menjadi genangan.
BMKG mengimbau masyarakat terus memantau pembaruan peringatan dini cuaca resmi. Untuk sementara, jika langit mulai gelap dan angin berubah galak, mungkin ini bukan saat yang tepat untuk merasa paling berani membawa payung kecil.
Wilayah yang masuk peringatan/perluasan BMKG
- Kabupaten Tangerang: Rajeg, Pasar Kemis, Sepatan, Curug, Cikupa, Pagedangan, Kelapa Dua, Sindang Jaya, Sepatan Timur.
- Kota Tangerang: Tangerang, Jatiuwung, Batuceper, Benda, Cipondoh, Ciledug, Karawaci, Periuk, Cibodas, Neglasari, Pinang, Karang Tengah.
- Kota Tangerang Selatan: Serpong Utara, Pondok Aren.
- Kabupaten Bekasi: sejumlah kecamatan, termasuk Cikarang Barat sebagai lokasi awal peringatan.
- Kota Bekasi: sejumlah kecamatan.
- Kabupaten/Kota Bogor: sejumlah kecamatan.
- Jakarta Barat: Cengkareng, Kalideres, Kembangan.
- Jakarta Timur: Cakung, Duren Sawit.
Catatan waktu: Peringatan yang menjadi dasar berita ini diperbarui BMKG pada Kamis, 1 Oktober 2026 pukul 11.35 WIB, dengan potensi kejadian mulai 11.45 WIB dan diperkirakan berlangsung hingga 14.00 WIB.
Sumber: BMKG, Kamis, 1 Oktober 2026






