Liputan

Kapolresta Tangerang Diisukan Ditahan, Polda Banten: Sedang Sakit

×

Kapolresta Tangerang Diisukan Ditahan, Polda Banten: Sedang Sakit

Sebarkan artikel ini
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Banten Komisaris Besar Maruli Hutapea Ahiles | Foto: dok. Humas Polda Banten

JEJAK KATA, Serang — Kabar Kapolresta Tangerang Komisaris Besar Muhammad Andi Indra Waspada ditahan Mabes Polri beredar di tengah masyarakat. Polda Banten membantah informasi tersebut dan menyatakan perwira itu sedang sakit setelah pulang dari ibadah umrah.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Banten Komisaris Besar Maruli Hutapea Ahiles menegaskan kabar penahanan tersebut tidak benar. Pernyataan itu disampaikan pada Senin, 26 Oktober 2026.

Menurut Maruli, Muhammad Andi Indra Waspada saat ini beristirahat di rumah untuk memulihkan kondisi fisiknya setelah kembali dari Makkah.

“Berita yang menyebutkan Kapolresta Tangerang ditahan Mabes Polri itu tidak benar,” kata Maruli.

Ia meminta masyarakat tidak terburu-buru mempercayai informasi yang beredar di media sosial, terutama kabar yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Polda Banten juga mengimbau media melakukan konfirmasi sebelum menerbitkan informasi tersebut.

Maruli mengatakan Kapolresta Tangerang masih membutuhkan waktu untuk beristirahat. Ia mengajak masyarakat mendoakan agar kondisi Muhammad Andi Indra Waspada segera pulih dan dapat kembali menjalankan tugas.

Namun, bantahan mengenai kabar penahanan dan keterangan tentang kondisi kesehatan merupakan dua hal yang berbeda. Polda Banten menyatakan informasi penahanan itu tidak benar, sedangkan mengenai sakitnya Kapolresta, keterangan yang disampaikan menyebut ia sedang menjalani pemulihan di rumah.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan Kapolresta Tangerang maupun perkiraan waktu ia kembali bertugas.

Polda Banten meminta masyarakat mengacu pada informasi yang telah dikonfirmasi kepada pihak berwenang dan tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi. (*

Tinggalkan Balasan