JEJAK KATA, Kota Tangerang — Stadion Benteng Reborn, Jumat malam, 11 September 2026, dipenuhi suasana berbeda. Sekitar 1.000 anggota Pramuka Kwartir Cabang Kota Tangerang dikukuhkan sebagai Pramuka Garuda, predikat tertinggi bagi anggota muda Gerakan Pramuka.
Wali Kota Tangerang Sachrudin yang menjadi pembina upacara mengingatkan bahwa dalam Gerakan Pramuka lencana bukan garis akhir. Predikat itu, kata dia, justru membawa tanggung jawab untuk menjadi pribadi yang berkarakter, terampil, peduli, dan mampu memberi teladan.
“Kalian adalah calon-calon pemimpin masa depan,” kata Sachrudin.
Ia meminta para Pramuka Garuda tidak berhenti pada pencapaian pribadi. Mereka diharapkan menjadi penggerak sekaligus inspirasi bagi teman, keluarga, dan lingkungan.
Menurut Sachrudin, pembinaan generasi muda membutuhkan kerja bersama. Pemerintah daerah, Kwarcab, pembina, pelatih, gugus depan, hingga orang tua punya peran dalam menjaga Pramuka sebagai ruang belajar, menempa kepemimpinan, dan membangun kepedulian sosial.
Predikat Garuda, dengan demikian, bukan sekadar soal siapa yang paling cakap. Ia adalah pengingat bahwa kemampuan akan kehilangan makna jika tidak digunakan untuk memberi manfaat bagi sekitar. (*






