Liputan

Pamit Kerja, Pria di Sindang Jaya Ditemukan Meninggal di Gubuk

×

Pamit Kerja, Pria di Sindang Jaya Ditemukan Meninggal di Gubuk

Sebarkan artikel ini
Polisi memasang garis polisi di sekitar gubuk tempat ditemukannya mayat pria di wilayah Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang | FOTO: Dok. Istimewa

JEJAK KATA, Tangerang — Siang itu, gubuk sederhana di tengah hamparan kebun cabai di Kampung Sabrang Pabuaran Joglo, Desa Wanakerta, Kecamatan Sindang Jaya, tak lagi menjadi tempat berteduh dari terik matahari. Bangunan kecil yang biasa menjadi persinggahan para petani justru berubah menjadi lokasi yang mengundang keheningan.

Seorang penggembala kambing yang melintas di kawasan itu bermaksud berteduh. Namun, langkahnya terhenti ketika mendapati seorang pria terbaring tak bergerak di dalam gubuk. Pria tersebut kemudian diketahui berinisial M, 31 tahun, warga Kampung Pondok, Desa Sindang Panon, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang.

Temuan itu segera dilaporkan kepada pemilik kebun, yang kemudian meneruskan informasi tersebut ke Polsek Pasar Kemis. Laporan diterima sekitar pukul 13.00 WIB, Selasa (4/8/2026).

Tak lama berselang, Kanit Reskrim Polsek Pasar Kemis IPDA Ahmad Dasuki bersama personel kepolisian mendatangi lokasi. Polisi berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Polresta Tangerang serta petugas RSUD Balaraja untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan awal terhadap jenazah.

Dari hasil pemeriksaan di lokasi, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Situasi itu membuat penyelidikan awal lebih mengarah pada upaya memastikan penyebab kematian melalui pemeriksaan medis lanjutan.

Jenazah sebenarnya sempat direncanakan dibawa ke RSUD Balaraja untuk dilakukan visum maupun autopsi. Namun, keluarga korban memilih menolak tindakan tersebut. Penolakan itu dituangkan dalam surat pernyataan resmi, sekaligus menyatakan tidak akan menempuh jalur hukum atas peristiwa yang menimpa anggota keluarganya.

Setelah seluruh proses penanganan di lokasi selesai, jenazah dibawa ke rumah duka di Kampung Pondok, Desa Sindang Panon, untuk dimakamkan sesuai prosesi keagamaan.

Di balik peristiwa itu, keluarga menyimpan kisah yang sederhana sekaligus menyisakan duka. Menurut mereka, M diketahui beberapa kali pernah meninggalkan rumah tanpa memberi kabar. Sebelum ditemukan meninggal dunia, ia berpamitan untuk berangkat bekerja seperti hari-hari biasa. Namun, hingga waktu berlalu, ia tak kunjung pulang.

Keluarga kemudian berupaya mencari keberadaannya. Pencarian itu berakhir bukan dengan kepulangan yang dinanti, melainkan kabar bahwa M telah ditemukan meninggal dunia di sebuah gubuk kebun cabai.

Peristiwa tersebut diterima keluarga sebagai musibah. Mereka menyerahkan seluruh penanganan yang diperlukan kepada kepolisian. Hingga proses evakuasi selesai, situasi di lokasi berlangsung aman dan kondusif. (*Win_MG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *