Liputan

Jalan Raya Cadas Periuk Ditambal, Pemkot Siapkan Perbaikan Lanjutan

×

Jalan Raya Cadas Periuk Ditambal, Pemkot Siapkan Perbaikan Lanjutan

Sebarkan artikel ini
Petugas DPUPR Kota Tangerang melakukan penambalan di Jl. Raya Cadas, Periuk, Kota Tangerang, Banten | FOTO: Dok. DPUPR Kota Tangerang

JEJAK KATA, Kota Tangerang—Jalan Raya Cadas Periuk bukan sekadar ruas aspal yang menghubungkan dua wilayah. Setiap hari, jalur ini menjadi lintasan kendaraan yang bergerak dari Kota Tangerang menuju Kabupaten Tangerang dan sebaliknya. Ketika permukaannya berlubang, perjalanan pun mudah berubah menjadi antrean panjang.

Pemerintah Kota Tangerang mulai membenahi kondisi ruas tersebut. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang melakukan pemeliharaan dan penambalan menggunakan hotmix, terutama pada bagian jalan yang mengalami kerusakan.

Kepala Bidang Operasional dan Pemeliharaan Dinas PUPR Kota Tangerang, Iwan Nursyamsu, mengatakan bahwa perbaikan dilakukan untuk mempercepat penanganan ruas Jalan Raya Cadas Periuk yang mengarah ke Kukun.

“Pemeliharaan jalan dan penambalan hotmix dilakukan untuk memastikan Jalan Raya Cadas Periuk yang mengarah ke Kukun bisa diperbaiki dalam waktu cepat,” kata Iwan, Jumat, 7 Agustus 2026.

Menurut dia, kepadatan kendaraan menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan penanganan ruas tersebut. Jalan yang rusak bukan hanya mengganggu kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga berpotensi memperlambat arus lalu lintas.

Namun, penambalan bukan akhir dari pekerjaan. Pemkot Tangerang menyatakan perbaikan infrastruktur jalan akan dilakukan secara bertahap. Salah satu ruas yang masuk agenda berikutnya adalah Jalan Moh. Toha Karawaci hingga Jalan Prabu Kian Santang, Periuk, yang dijadwalkan mulai diperbaiki pada Agustus.

Pemerintah kota juga menyatakan perhatian terhadap ruas-ruas jalan di wilayah perbatasan. Alasannya sederhana: kerusakan jalan di kawasan tersebut tak mengenal batas administrasi ketika kendaraan mulai menumpuk.

“Yang kami perhatikan bukan hanya kondisi jalannya, tetapi juga keamanan, kenyamanan dan ketertiban. Kami juga mengantisipasi kemacetan akibat laju kendaraan yang tersendat,” ujar Iwan.

Bagi pengguna Jalan Raya Cadas Periuk, perbaikan itu pada akhirnya akan diuji bukan oleh laporan pekerjaan atau jumlah material yang digunakan, melainkan oleh satu hal yang lebih sederhana: apakah kendaraan bisa kembali melintas tanpa harus memilih-milih lubang. (*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *