JEJAK KATA, Kota Tangerang — Lari 10 kilometer bukan sekadar soal mengejar catatan waktu. Pada Tangerang 10K yang digelar Minggu, 13 September 2026 mendatang, Pemerintah Kota Tangerang menyiapkan tim medis dan petugas mitigasi di sejumlah titik untuk mengantisipasi peserta yang kelelahan, dehidrasi, atau cedera.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Kaonang mengatakan, kesiapan medis menjadi salah satu prioritas penyelenggaraan. Petugas kesehatan akan disebar di lokasi strategis dan memantau kondisi peserta selama lomba.
Peserta juga diminta mempersiapkan fisik, cukup beristirahat, dan menjaga asupan cairan. Mereka diimbau tidak memaksakan diri jika kondisi tubuh tak memungkinkan melanjutkan lomba.
“Kalau mengalami sesak napas, pusing, nyeri dada atau kelelahan berlebihan, segera kurangi intensitas dan minta bantuan petugas medis,” kata Kaonang, Jumat, 11 September 2026.
Tangerang 10K berlangsung di tengah berakhirnya kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh dan berangsur normalnya aktivitas warga. Pemerintah juga mengingatkan peserta memperhatikan kondisi udara serta mengikuti informasi resmi sebelum beraktivitas di luar ruangan.
Ketertiban selama lomba, menurut pemerintah kota, bukan hanya urusan panitia. Peserta dan masyarakat diminta mengikuti arahan petugas agar ajang olahraga itu tidak berubah menjadi lomba melawan kondisi tubuh sendiri. (*






