Kita tidak hanya dapat menemukan warisan budaya dan sejarah yang berwujud seperti desa kuno, tetapi juga banyak kekayaan budaya tak berwujud dari tradisi Andong seperti Cha-Jeon-Nori (demonstrasi permainan Pertempuran, melibatkan ratusan pria yang bekerja sama), NotDari-Balgi (drama wanita), Hajeon Ssaeum dan Jeojeon Nonmegi (lagu petani), Naebang Gasa (kaligrafi wanita), Hangsangsori (lagu pemakaman) dan lainnya.
Warisan budaya Andong yang melimpah dikaitkan dengan filosofi orang Andong yang berorientasi pada nilai yang telah mengatasi berbagai perubahan sosial dan beradaptasisecara positif dengan tradisi budaya baru. Oleh karena itu, berbagai unsur budaya Timur telah mengalir ke Andong dan disintesis ulang menjadi cara hidup dan budaya Andong yang khas.
Warisan sosial budaya, sejarah dan agama inilah yang menjadi dasar Festival Tari Topeng. Kitabisa belajar ketenangan dan kesadaran melalui pemahaman pentingnya tradisi melaluikegembiraan Tari Topeng. Oleh karena itu, tari topeng terdiri dari pengalaman budaya Andong dan kegembiraan festival seperti tanda yin dan yang pada bendera Korea.






