Jejak KataLiputan

Pedangan di Pasar Curug Mengeluh, Jangankan Untung Buat Makan Saja Sulit

×

Pedangan di Pasar Curug Mengeluh, Jangankan Untung Buat Makan Saja Sulit

Sebarkan artikel ini
Pedagang pakaian Pasar Curug, Kabupaten Tangerang.

“Bayangkan saja, kita belanja di tanah abang grosiran satu potong 50ribu, tapi di online bisa jual ke konsumen 26ribu, makanya kita juga bingung itu, padahal barangnya sama dengan yang kita jual. Terus kita mau jual berapa?” Keluh Muhdin.

Ia bersama pedagang di Pasar Curug, terutama yang ada di lantai dua (tempat pakaian dan barang fashion), berharap dengan tidak ada lagi transaksi jualan online di TikTok Shop yang harganya jauh dibawah harga grosir, transaksi penjualan di Pasar Curug kembali pulih.

Sementara itu, Kepala Pasar Curug Didi Supriyadi mengaku sering mendapatkan keluhan dari pedagang, terutama para penjual pakaian, sepatu dan kebutuhan fashion lainnya.

“Untuk lantai satu, sayur mayur biasa aja, tidak ada keluhan. Kalau untuk lanta dua, terutama pedagang pakaian atau fashion, semua mengeluh sepi, kecuali toko emas,” ujar Didi.

Menurut Didi, keluhan pedangan sepi pembeli ini ada indikator karena banyaknya jualan online serta maraknya pedagang kaki lima. Keluhan soal maraknya pedagang kaki lima ini juga pernah dialaminya ketika masih menjadi Kepala Pasar Tigaraksa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *