JEJAK KATA, Jakarta — Pagi di Jakarta, Rabu, 23 September 2026, dimulai dengan langit yang cukup bersahabat. Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG yang terlihat pada laman resminya, kawasan Gambir berada dalam kondisi cerah dengan suhu 28 derajat Celsius dan kelembapan 71 persen.
Angin bertiup pelan dari selatan dengan kecepatan sekitar 1,2 kilometer per jam. Pagi tampak jinak. Tetapi Jakarta, seperti biasa, punya cara sendiri untuk membuat warganya berkeringat.
Menjelang pukul 08.00, suhu diprakirakan mencapai 30 derajat Celsius. Satu jam kemudian naik menjadi 31 derajat. Pada pukul 10.00, termometer diperkirakan menyentuh 32 derajat Celsius.
Angka 32 derajat itu bertahan hingga sekitar tengah hari. Pada pukul 13.00 suhu sedikit turun menjadi 31 derajat dan tetap berada di kisaran tersebut pada pukul 14.00.
Kelembapan relatif berada pada kisaran 55–63 persen sepanjang periode pagi hingga siang. Angin juga diprakirakan menguat. Dari sekitar 2,7 kilometer per jam pada pagi hari, kecepatannya meningkat menjadi 7,3 kilometer per jam mulai pukul 11.00. Pada pukul 14.00, kecepatannya diprakirakan mencapai 12,2 kilometer per jam dari arah utara.
Dengan kata lain, matahari boleh tampil tanpa awan penghalang, tetapi angin mulai mengambil peran sebagai pemeran pembantu.
Bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan, kenaikan suhu hingga 32 derajat Celsius patut menjadi perhatian. Bukan karena Jakarta sedang berubah menjadi oven, melainkan karena panas dan paparan matahari tetap dapat membuat aktivitas siang terasa lebih berat.
Data tersebut merupakan prakiraan BMKG untuk kawasan yang ditampilkan, yakni Gambir. Kondisi cuaca di wilayah Jakarta lainnya dapat berbeda.
Jadi, jika pagi terasa adem dan langit terlihat bersih, jangan buru-buru menganggap Jakarta sedang berbaik hati. Menjelang siang, matahari punya agenda sendiri. (*
Sumber: BMKG, Rabu 22 September 2026






