Liputan

Enam Perusahaan di Kota Tangerang Raih Penghargaan Produktivitas

×

Enam Perusahaan di Kota Tangerang Raih Penghargaan Produktivitas

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Tangerang Sachrudin memberikan piagam penghargaan kepada juara 3 lomba perusahaan produktif di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang, Provinsi Banten | FOTO: Diskominfo Kota Tangerang

JEJAK KATA, Kota Tangerang — Sebuah penghargaan biasanya berakhir ketika piala berpindah tangan. Pemerintah Kota Tangerang ingin membuatnya berbeda: penghargaan produktivitas bukan sekadar seremoni, melainkan penanda bagi perusahaan dan pelaku usaha yang dianggap mampu menjaga denyut ekonomi daerah.

Pada upacara peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang, Senin, 17 Agustus 2026, sejumlah perusahaan menerima penghargaan khusus dari pemerintah kota. Wali Kota Tangerang Sachrudin dan Wakil Wali Kota Tangerang Maryono menyerahkan penghargaan itu kepada perusahaan dari beragam skala dan bidang usaha.

Mereka antara lain Rumah Sakit Melati Tangerang, PT Aneka Pangan, PT Bosco Indolestari, PT Loves Semprong, Diftria Art Crafting, dan Sambal Prajna.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang Ujang Hendra Gunawan mengatakan, penghargaan tersebut diberikan kepada perusahaan dan pelaku usaha yang dinilai mencatatkan produktivitas unggul. Ukurannya tidak hanya soal omzet, tetapi juga kontribusi terhadap perekonomian dan penyerapan tenaga kerja.

“Produktivitas ini berkontribusi besar menunjang perekonomian daerah termasuk membuka lapangan pekerjaan di Kota Tangerang,” kata Ujang selepas upacara.

Di tengah persaingan usaha yang berubah cepat, pemerintah tidak ingin penghargaan berhenti sebagai pajangan di ruang kantor. Ujang mengatakan pemerintah kota menyiapkan pendampingan dan bimbingan teknis agar perusahaan dan pelaku usaha dapat beradaptasi dengan perubahan.

Dengan kata lain, produktivitas tidak cukup dirayakan setahun sekali.

Pemerintah berharap penghargaan yang diberikan rutin setiap tahun itu menjadi pemicu bagi dunia usaha untuk bertransformasi dan berinovasi. Perusahaan dituntut tidak sekadar bertahan, tetapi juga menjaga daya saing ketika pola konsumsi, teknologi, dan kebutuhan tenaga kerja terus berubah.

Bagi penerima penghargaan, pengakuan itu menjadi semacam suntikan semangat.

Direktur Rumah Sakit Melati Tangerang Noor Ikhwan mengaku senang sekaligus tidak menyangka perusahaannya mendapat penghargaan tersebut. Ia mengatakan penghargaan itu menjadi dorongan bagi internal perusahaan untuk terus mengembangkan inovasi.

“Ini menjadi semangat lebih bagi internal perusahaan kami untuk terus menebar inovasi agar produktivitas ini semakin tahun bisa semakin berkembang lagi,” ujar Noor.

Di sini, penghargaan itu menemukan maknanya: bukan sekadar siapa yang menerima piala di atas panggung, melainkan bagaimana produktivitas perusahaan ikut diterjemahkan menjadi pekerjaan, perputaran ekonomi, dan daya tahan usaha di Kota Tangerang. (*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *