Liputan

Gempa M3,8 Guncang Laut Selatan Sumur, Terasa hingga Daratan

×

Gempa M3,8 Guncang Laut Selatan Sumur, Terasa hingga Daratan

Sebarkan artikel ini
Gambar: Dok. BMKG

JEJAK KATA, Pandeglang — Laut selatan kembali bergoyang. Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,8 tercatat terjadi pada Rabu, 9 September 2026, pukul 13.21.30 WIB.

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di laut, sekitar 31 kilometer sebelah selatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten. Gempa berada pada koordinat 6,92 derajat Lintang Selatan dan 105,49 derajat Bujur Timur, dengan kedalaman 25 kilometer.

Getarannya tergolong ringan. BMKG mencatat gempa dirasakan di wilayah Sumur dengan intensitas II MMI. Pada skala ini, getaran umumnya dirasakan oleh beberapa orang, terutama di dalam bangunan, dengan benda-benda ringan yang dapat terasa bergerak.

Kedalaman 25 kilometer menempatkan gempa ini sebagai gempa dangkal hingga menengah. Namun, magnitudo yang relatif kecil membuat energinya tidak cukup besar untuk menimbulkan guncangan kuat.

Peta BMKG menunjukkan episentrum berada di perairan selatan Pandeglang. Posisi tersebut berada di kawasan yang memang memiliki aktivitas kegempaan karena berdekatan dengan zona tektonik aktif di selatan Jawa dan Selat Sunda.

Gempa kali ini tidak perlu dibaca sebagai pertanda akan terjadi gempa besar. Dalam ilmu kebumian, setiap kejadian gempa berdiri sebagai peristiwa tersendiri dan perlu dilihat berdasarkan mekanisme sumber serta rangkaian aktivitas seismiknya.

Bagi warga pesisir Pandeglang, informasi terpenting justru bukan sekadar angka magnitudo, melainkan memastikan kondisi lingkungan setelah guncangan. Tidak ada alasan untuk panik, tetapi kewaspadaan tetap diperlukan. (*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *