JEJAK KATA, Pandeglang – Harapan sempat mengarah pada sebuah life jacket yang ditemukan di perairan sekitar Anyer. Namun benda itu dipastikan bukan perlengkapan speedboat Arupadatu 1, kapal yang membawa lima wartawan dan tiga kru sebelum hilang kontak di sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda.
Kabidhumas Polda Banten mengatakan life jacket tersebut telah diamankan untuk diperiksa. Pemilik kapal, Sandi, memastikan perlengkapan itu berbeda dengan milik Arupadatu 1, antara lain dari resleting, grip, dan bahan.
Di tengah pencarian, Polda Banten juga menyiapkan proses identifikasi. Delapan data antemortem dari keluarga telah dikumpulkan untuk dicocokkan dengan data postmortem jika korban ditemukan.
Polisi mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan informasi media sosial sebagai kepastian sebelum ada konfirmasi dari otoritas.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.”
Pencarian delapan orang yang hilang kontak masih berlangsung bersama tim SAR gabungan. (*






