Jejak KataLiputan

Pengelolaan Limbah Kepala Udang PT. BPU Jadi Polemik

×

Pengelolaan Limbah Kepala Udang PT. BPU Jadi Polemik

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI

“Kami, warga di sini hanya ingin ikut mengelola, kepentingan kami adalah pemberdayaan masyarakat secara ekonomi. Dan, kami, warga ambil limbah juga kan tidak cuma-cuma, kita beli kok. Tapi ya jangan seperti ini, menaikkan harga tiba-tiba tanpa kompromis, sampai 70 persen lebih, hampir 100 persen,” bebernya.

Anton berharap, pihak perusahaan mengurungkan kebijakan yang dinilai memberatkan warga dan masyarakat yang selama ini ikut mengelola limbah kepala udang tersebut.

Mohamad Sugondo, Humas Karang Taruna Desa Peusar, berharap, sektor industri yang berada di wilayah Desa Peusar ini bisa memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat sekitar.

“Kalau perusahaan berinvestasi di wilayah desa kami, ya harus bisa bersinergi dengan warga dan masyarakat sekitar. Apalagi dalam soal pengelolaan limbah, kami sebagai warga akan sangat berterimakasih, karena kita diikutsertakan dalam mengelola lingkungan,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *