Ketua PPI Jerman, Dimas Fakhri Arsaputra, lulusan Technic University di Berlin program Business Mathematics yang juga ikut dalam kegiatan mengapresiasi Duta Besar dan perangkat perwakilan di KBRI Berlin yang telah melakukan kegiatan graduation celebration ini.
“Mengikuti kuliah di Jerman tidak mudah, tiap tahun sesuai data DAAD terdapat 28% mahasiswa yang alami kegagalan studi hingga drop out, sehingga mahasiswa Indonesia yang lulus kuliah pasti senang sekali diacarakan seperti ini oleh Duta Besar, mudah-mudahan menjadi agenda tahunan di KBRI Berlin,” harap Dimi, pangilan akrab Dimas.
Senada dengan Dimi, Duta Besar Arif Havas juga memaparkan data yang menggambarkan sulitnya menempuh kuliah di Jerman.
“Sesuai data Kementerian Pendidikan Jerman, overall 40% mahasiswa higher education alami kegagalan, 30% mahasiswa higher education di Jerman berasal dari Asia mostly China, hanya 22% yang berasal dari mahasiswa Jerman,” kata Arif Havas.
Duta Besar juga mengaminkan untuk mengagendakan acara yang sama secara periodik dengan mengundang perwakilan dari BUMN untuk hadir dalam acara, sehingga KBRI dapat memainkan peran untuk mendorong lulusan Jerman ini bekerja di dalam negeri.






