“Peserta diharapkan dapat mengekspresikan berbagai aspek kehidupan budaya dan sosial yang ada di Lampung, seperti kekayaan alam, keindahan budaya, dan keanekaragaman masyarakat Lampung melalui visualisasi yang kreatif dan menarik,” tandas Satria.
Sementara itu, Ketua Komite Seni Rupa DKL Ch Sapto Wibowo dalam pegantar pameran mengatakan, semua peserta pameran yang bertajuk: “Mejeng Jejamo” ini merupakan anak-anak yang istimewa. Anak-anak ini memiliki talenta dan jiwa seni sehingga berhasil mengolah visualisasi karya seni rupa sesuai dengan kemampuan teknis, karakter dan gayanya masing-masing.
“Komite Seni Rupa DKL dalam pameran kali ini sengaja menampilkan para pemula yakni; pelajar dan mahasiswa bukan perupa professional. Ini untuk memberi kesempatan kepada para pelajar dan mahasiswa untuk menimba pengalaman berpameran. Selama ini sangat jarang even pameran khusus untuk pemula. Untuk itulah Komite Seni Rupa DKL bertindak sebagai katalisator dan fasilitator,” terang Ch Sapto.
Sekrtearis Komite Seni Rupa Lila Ayu Arini menambahkan, para peserta pameran yang terdiri dari pelajar dan mahasiswa menyambut event ini dengan sangat antusias.






