Namun karena melihat semakin banyaknya pengunjung dari berbagai kalangan, serta memiliki selera yang beragam, Anton mengembangkannya dengan menambah resto dengan cita rasa Nusantara, yaitu Dapoer Djatidiri. Dimana di resto ini kami menyuguhkan menu-menu tradisional, mulai bebek goreng, ayam bakar, ada mendoan serta menu-menu tradisional lainnya.
Saat ini, Kebon Djatidiri ini sedang mengembangkan konsep baru yang diharapkan bisa menjadi tempat edukasi dan media pengenalan produk-produk UMKM yang ada di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya Kecamatan Panongan dan sekitarnya.
Untuk program ini, Anton mengaku tengah berkoordinasi dengan para penggiat UMKM serta pihak kecamatan Panongan, untuk menginventarisir produk-produk UMKM yang dimiliki oleh Kabupaten Tangerang.
“Kita sedang siapkan konsepnya, dengan harapan Kebon Djatidiri ini juga bisa menjadi pusat sentra produk UMKM lokal,” tandasnya. (WH)







