Kenapa harus dipasang ranjau pancing atau kawat berduri, menurut Osep, ini untuk menghindari agar buah kelapa tidak dicuri orang.
“Buah kelapa kopyor ini kan harganya lumayan mahal, jadi kalau tidak dipasang ranjau mudah dicuri sama orang,” ujar Osep kepada jejakkata.news.
Osep juga mengungkapkan, buah kelapa kopyor dari Desa Margamulya ini banyak masuk ke restoran-restoran dan hotel-hotel mewah, baik di Tangerang maupun di Jakarta.
“Kalau sudah masuk restoran atau hotel, harganya sudah mahal banget. Karena, perbuahnya saja kalau langsung dari petani itu bisa tiga puluh lima ribu perbiji, itu paling murah. Tapi kalau bulan puasa bisa sampai enam puluh ribuan lebih. Dan, kalau sudah di restoran atau hotel, itu beda lagi, bisa tujuh puluh ribuan, bisa lebih malah,” bebernya.
Buat kalian yang ingin merasakan senasai buah kelapa kopyor dengan harga miring bisa langsung datang ke Desa Margamulya, membeli langsung dari petaninya.
Untuk diketahui, manfaat buah kelapa kopyor, selain sebagai pelepas dahaga ketika cuaca panas, daging kelapa kopyor mengandung asam laurat sebesar 37,93 persen hingga 51 persen. Asam laurat merupakan salah satu komponen yang berfungsi sebagai anti bakteri, anti kanker, dan meningkatkan energi tubuh.






