“Oleh karena itu, melalui program pelatihan sertifikasi ini, Semen Merah Putih berharap dapat berkontribusi dalam mencetak tenaga konstruksi yang kompeten dan handal, sehingga kualitas konstruksi di Indonesia akan semakin lebih baik,” ujar Galih.
Menurutnya, program ini merupakan bagian dari inisiatif Mandor Pintar Institute (MPI) yang dikembangkan oleh Semen Merah Putih dalam meningkatkan literasi dan kompetensi pekerja konstruksi.
MPI menawarkan berbagai program pelatihan dan sertifikasi yang mencakup beberapa tingkat, mulai dari dasar hingga tingkat lanjutan. Berbagai keterampilan yang dibutuhkan dalam berbagai aspek pekerjaan konstruksi masuk di dalamnya. Pelatihan ini memenuhi standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dan mengikuti perkembangan teknologi serta metode kerja terkini.
“Semen Merah Putih meyakini investasi dalam pengembangan SDM adalah investasi untuk masa depan. Dengan menyediakan pelatihan yang berkualitas dan sertifikasi yang diakui, Semen Merah Putih berharap MPI dapat menjadi solusi untuk tantangan yang dihadapi sektor konstruksi saat ini, serta menciptakan peluang kerja yang lebih baik bagi tenaga kerja lokal,” tambah Galih.
HUT TNI, Kapolri: Kami Bersinergi di Laut dan Bumi Nusantara
MPI menciptakan tenaga kerja yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memahami secara komprehensif praktik terbaik dalam industri konstruksi.
Selain pelatihan dan sertifikasi teknis, MPI juga memberikan edukasi mengenai teknik aplikasi yang benar sesuai standar SKKNI Bangunan Gedung. Edukasi ini mencakup seluruh proses, mulai dari pencampuran material hingga aplikasi akhir, guna menghasilkan bangunan berkualitas tinggi.
“Melalui program sertifikasi ini, Semen Merah Putih berupaya mencetak tenaga kerja konstruksi yang kompeten dan profesional, sehingga dapat berkontribusi pada pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan,” pungkas Galih. (*






