JEJAK KATA, Tangerang – Lomba membaca puisi tingkat SMP/MTs serta SD/MI yang digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tangerang, 3 hingga 4 Juni 2025, tidak sekadar ajang kompetisi, tapi juga langkah membentuk karakter.
Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip, Hj. Nurul Hayati, yang disampaikan oleh Pustakawan Kabupaten Tangerang, Ernawati, saat memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut. Ia juga mengungkapkan, tidak hanya lomba membaca puisi, Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tangerang juga menyelenggarakan lomba bertutur untuk tingkat SMP/MTs serta SD/MI, yang akan digelar pada tanggal 10 dan 12 Juni 2025.
Menurut dia, kegiatan lomba membaca puisi dan bertutur ini sudah menjadi agenda tahunan sebagai upaya strategis untuk meningkatkan minat baca dan budaya literasi di kalangan pelajar, khususnya jenjang SMP/MTs dan SD/MI.
“Berbagai dinas Perpustakaan dan Arsip di tingkat kabupaten maupun provinsi secara aktif menyelenggarakan kegiatan ini. Hal ini menunjukkan betapa komitmennya kami terhadap pengembangan karakter dan literasi,” katanya.

Dalam perlombaan ini, masing-masing jenjang atau kategori terdapat tiga juara, yaitu juara satu, dua dan tiga. Untuk lomba baca puisi tingkat SMP/MTs, juara pertama diraih oleh Chelsea Destyana Ahab dari SMPN 2 Cikupa, juara dua Komang Mahakreshna Putra Tarukan dari SMP Atisa Dipamkara Lippo dan juara tiga Aries Nugraha dari SMP Islam Plus Insan Robbani Tigaraksa. Sedangkan untuk tingkat SD/MI, juara pertama diraih oleh Raisya Rasyidikia Rahma asal sekolah SD Dewi Kunti, juara kedua Genoveva Eucharistia Mariska dari Sekolah Dian Harapan LV Karawaci dan juara ketiga Nabila Aprilia Rusmana dari SDN Sangiang III.
Salah satu dewan juri yang memberi penilaian terhadap lomba baca puisi tingkat SMP/MTs serta SD/MI, Wanfatmah, mengakui bahwa para peserta lomba baca puisi kali ini memiliki bakat dan talenta yang luar biasa. Hal ini, kata Fatmah, terlihat dari semangat serta penguasaan panggung saat membawakan puisi-puisi yang dilombakan.
“Masya Allah luar biasa semangatnya dan antusias mereka dalam mengikuti perlombaan. Penguasaan panggungnya bagus, vokalnya lantang dan menggelegar, penghayatan serta pemaknaan isi puisinya juga dapet, mimik wajah dan improvisasinya juga cakep banget konsentrasinya pun gak ada yang kacau. Pokoknya mereka semua keren mau ngasih nilai pun bingung, semuanya bagus,” bebernya. (*






