Jejak KataWisata dan Kuliner

Mengintip Perilaku Monyet Ekor Panjang di Wisata Keramat Solear

×

Mengintip Perilaku Monyet Ekor Panjang di Wisata Keramat Solear

Sebarkan artikel ini
Kawanan kera ekor panjang di kawasan wisata religi Keramat Solear, Kabupaten Tangerang.

Nah, bicara soal monyet ekor panjang yang ada di sekitar Hutan Keramat Solear, tidak lepas dari cerita tentang salah seorang tokoh ulama penyebar agama Islam di wilayah ini, yaitu Syeikh Mas Masa’ad. Dari berbagai sumber menyebutkan bahwa Syeikh Mas Masa’ad merupakan panglima utusan Kesultanan Banten sekitar tahun 1552.

Berdasarkan cerita mitos yang beredar di masyarakat, monyet liar ekor panjang di Hutan Keramat Solear ini konon jelmaan dari para murid Syeikh Mas Masa’ad yang setia ingin menjaga area makam.

Salah seorang juru kunci Makam Keramat Solear, Abidin, membenarkan adanya mitos tersebut, meski ia tidak bisa memastikan cerita ini. Pun demikian, secara ilmiah ratusan monyet ekor panjang yang menghuni Hutan di Area Makam Keramat Solear merupakan monyet liar yang beranak pinak.

Yang unik dari kawanan monyet ekor panjang itu, mereka memiliki kelompok yang berbeda-beda alias memiliki blok masing-masing.

“Mereka ada blok-blokan, ada tiga blok. Di belakang lain, di depan lain, di samping juga lain. Beda grup, nggak mau bersatu,” kata Abidin.

Keunikan lain dari  monyet ekor panjang di kawasan ini, memiliki mitos, dipercaya dapat menggambarkan sifat dan perilaku pengunjung. Sebagai contoh, ketika pengunjung melihat monyet di tempat itu ada yang sedang kawin, hal ini menunjukkan bahwa si pengunjung usai melakukan aktivitas persetubuhan atau bersenggama beberapa waktu sebelum mendatangi tempat ini.

Wuich, kok bisa ya? Nah, buat kalian yang penasaran bisa berwisata sambil berziarah di tempat ini. Dan, di sekitar tempat wisata religi  itu juga banyak pelaku UMKM yang menjajakan makanan maupun minuman. Jadi kalian enggak bakal kelaparan atau kehausan. (*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *