Soft News

Jaro Matin: Pengabdian Tidak Selalu Lahir dari Ruang-ruang Kekuasaan

×

Jaro Matin: Pengabdian Tidak Selalu Lahir dari Ruang-ruang Kekuasaan

Sebarkan artikel ini
Jaro Matin bersama dengan Ketua MPR, Ahmad Muzani

JEJAK KATA, Tangerang – Bagi sebagian orang, sirene ambulans adalah suara yang mengabarkan kepanikan. Namun bagi Jaro Matin, suara itu justru menjadi panggilan pengabdian.

Hampir setiap hari, waktunya dihabiskan bukan untuk mengejar keuntungan pribadi, melainkan memenuhi kebutuhan masyarakat. Pagi mengantar pasien ke rumah sakit, siang membantu warga yang membutuhkan pertolongan, terkadang malam mengantar jenazah ke tempat peristirahatan terakhir. Begitulah rutinitas yang telah lama dijalani tokoh sosial di Kabupaten Tangerang tersebut.

Di balik kesibukannya, Jaro Matin memiliki keyakinan sederhana: sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang paling bermanfaat bagi sesamanya.

Semangat itulah yang kemudian melahirkan berbagai kegiatan sosial melalui Yayasan Rumah Khitan Al Matiniyah. Salah satu yang paling dirasakan manfaatnya dari yayasan ini adalah program sunat gratis bagi anak-anak, khususnya dari keluarga kurang mampu.

Program ini bukan sekadar kegiatan seremonial yang hadir setahun sekali. Yayasan Al Matiniyah yang digagas oleh Jaro Matin ini secara rutin membuka layanan khitan gratis dengan menggandeng tenaga medis profesional dan jaringan klinik yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Tangerang, mulai dari Kelapa Dua, Curug, Tigaraksa, Mauk, Kronjo hingga Cisauk. Kehadiran jaringan tersebut membuat lebih banyak keluarga dapat mengakses layanan kesehatan tanpa harus menempuh perjalanan jauh.

Bagi sebagian keluarga, biaya sunat mungkin bukan persoalan besar. Namun bagi masyarakat dengan penghasilan pas-pasan, pengeluaran tersebut kerap menjadi beban yang membuat orang tua menunda kewajibannya. Di sinilah program Jaro Matin hadir sebagai jawaban.

Heri, salah seorang warga yang putranya mengikuti program sunat gratis, mengaku sangat terbantu.

“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Pak Jaro Matin. Program ini benar-benar bermanfaat, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu seperti kami. Anak saya akhirnya bisa disunat tanpa harus memikirkan biaya yang cukup besar,” ujar Warga Mekar Bakti, Kecamatan Panongan yang baru-baru ini mendapatkan manfaat sunat gratis dari program yang diinisiasi oleh Jaro Matin.

Menurutnya, pelayanan yang diberikan juga sangat baik. Mulai dari proses pendaftaran hingga tindakan medis berlangsung tertib, cepat, dan membuat anak-anak merasa lebih nyaman.

Untuk diketahui, bagi umat Islam, khitan atau sunat merupakan bagian dari fitrah yang dianjurkan dalam ajaran agama. Selain menjadi bentuk ikhtiar menjalankan sunnah Nabi Muhammad SAW, sunat juga memiliki manfaat kesehatan yang telah diakui dunia medis.

Secara kesehatan, sunat membantu menjaga kebersihan organ reproduksi laki-laki, mengurangi risiko infeksi saluran kemih, menurunkan risiko peradangan pada kulup (preputium), serta mempermudah menjaga kebersihan alat kelamin. Berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa sunat dapat menurunkan risiko penularan sejumlah infeksi menular seksual pada kondisi tertentu serta mengurangi risiko kanker penis yang meski tergolong jarang, tetap perlu diwaspadai.

Karena itu, program sunat gratis bukan sekadar membantu masyarakat dari sisi ekonomi, tetapi juga menjadi investasi kesehatan jangka panjang bagi anak-anak.

Dan, apa yang dilakukan oleh Jaro Matin menjadi bukti bahwa pengabdian tidak selalu lahir dari ruang-ruang kekuasaan. Kadang, ia hadir dari balik pintu ambulans yang setiap hari melaju membawa harapan bagi sesama. (*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *