JEJAK KATA, Kota Tangerang – Langkah Aulia Dewi Azzahrani tak lagi sekadar mengarah ke ruang kuliah. Mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) itu kini sedang menapaki jalan yang membawa namanya ke halaman paling sakral dalam peringatan kemerdekaan Indonesia: Istana Negara, Jakarta.
Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Aulia dipercaya menjadi Petugas Protokol Perbantuan Kepresidenan Republik Indonesia, sebuah amanah yang hanya diberikan kepada putra-putri terbaik dari berbagai daerah setelah melalui proses seleksi berjenjang.
Di balik seragam yang rapi dan barisan yang nyaris tanpa cela, ada perjalanan panjang yang jarang terlihat. Bertahun-tahun Aulia menempa disiplin sebagai anggota Paskibraka. Dari latihan yang menguras tenaga, waktu yang tersita, hingga komitmen menjaga semangat meski statusnya telah menjadi purna.
Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Tangerang, Iswahyudi, menyebut terpilihnya Aulia bukan sekadar prestasi pribadi, melainkan kebanggaan bagi Kota Tangerang.
“Alhamdulillah, terpilihnya Aulia bertugas di Istana Negara menjadi kehormatan bagi keluarga besar Purna Paskibraka Kota Tangerang. Ini membuktikan bahwa generasi muda Kota Tangerang memiliki talenta luar biasa hingga diakui di tingkat nasional,” ujarnya, Senin (3/8/2026).
Kepercayaan itu tidak datang dalam semalam. Aulia memiliki rekam jejak panjang di dunia Paskibraka hingga akhirnya memperoleh rekomendasi dari PPI Kota Tangerang untuk mewakili daerah pada tingkat nasional.
Kini, sebelum menjalankan tugas, ia mengikuti pembekalan bersama para petugas pilihan dari seluruh Indonesia. Mereka dipersiapkan untuk memastikan setiap rangkaian kegiatan kenegaraan, terutama upacara kemerdekaan di Istana Negara, berlangsung dengan khidmat dan tanpa cela.
“Saya akan membantu melancarkan rangkaian kegiatan, khususnya upacara Hari Kemerdekaan di Istana Negara. Saat ini saya masih menjalani pembekalan bersama perwakilan dari berbagai daerah,” kata Aulia.
Aulia dijadwalkan menjalankan tugas sebagai Petugas Protokol Perbantuan Kepresidenan pada 28 Juli hingga 21 Agustus 2026. Bagi banyak orang, tugas itu mungkin hanya tampak sebagai bagian kecil dari upacara kenegaraan. Namun, bagi Aulia, amanah tersebut adalah buah dari ketekunan yang dipupuk bertahun-tahun.
Di tengah gegap gempita perayaan kemerdekaan, kisah Aulia mengingatkan bahwa kecintaan kepada bangsa tidak selalu diwujudkan melalui sorotan panggung. Ada yang mengabdi lewat langkah-langkah kecil yang disiplin, kesediaan belajar tanpa lelah, dan kesiapan menerima tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Saya berharap penugasan ini bisa menginspirasi seluruh anggota Paskibraka Kota Tangerang agar tidak berhenti belajar, terus berlatih, dan tidak pernah menolak tugas meskipun sudah dinyatakan purna,” ujar Paskibraka Provinsi Banten 2022 itu.
Di balik bendera Merah Putih yang akan berkibar pada 17 Agustus nanti, ada cerita tentang seorang anak muda yang membuktikan bahwa mimpi besar sering kali lahir dari latihan yang dilakukan berulang-ulang, dengan sabar, dalam diam. Dan dari Kota Tangerang, langkah itu kini telah sampai ke Istana Negara. (*






