JEJAK KATA, Tangerang—Kepercayaan pelanggan dalam layanan ekspedisi kembali menjadi sorotan setelah seorang pelanggan mengeluhkan dokumen pengiriman yang diterimanya dalam kondisi telah terbuka. Menanggapi hal tersebut, PT Berkat Sejati Transindo (Bestindo Express) menyampaikan permohonan maaf dan memastikan akan melakukan evaluasi terhadap standar operasional prosedur (SOP) untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Keluhan itu bermula ketika pelanggan menerima dokumen pengiriman dalam kondisi tidak lagi tersegel. Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran mengenai keamanan proses distribusi, terlebih pelanggan mengaku pernah beberapa kali menerima barang dengan jumlah yang tidak sesuai.
Berdasarkan hasil penelusuran JejakKata, petugas checker mengakui sempat membuka dokumen saat proses bongkar muat untuk mencocokkan barang dengan nomor resi. Namun, setelah pemeriksaan selesai, dokumen tidak ditutup atau dirapikan kembali sebelum diserahkan kepada kurir.
Di sisi lain, kurir yang bertugas mengaku menerima dokumen tersebut tanpa melakukan pemeriksaan ulang terhadap kondisinya sebelum disampaikan kepada pelanggan. Rangkaian kelalaian tersebut dinilai menjadi celah yang memicu keraguan pelanggan terhadap ketelitian prosedur distribusi.
Pelanggan meminta perusahaan memberikan penjelasan resmi, melakukan investigasi secara menyeluruh, serta bertanggung jawab apabila hasil pemeriksaan menemukan adanya kelalaian yang menimbulkan kerugian. Ia juga berharap pengawasan terhadap prosedur operasional diperketat agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.
Menanggapi keluhan tersebut, pihak manajemen PT Berkat Sejati Transindo (Bestindo Express), Budi, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan.
Menurut Budi, perusahaan menyatakan akan mengevaluasi prosedur operasional, memperkuat pengawasan di setiap tahapan distribusi, serta mengingatkan seluruh petugas agar menjalankan tugas secara lebih teliti demi menjaga kepercayaan pelanggan.
“Kepuasan Pelanggan Adalah Segalanya Bagi Kami,” demikian komitmen yang kembali ditegaskan perusahaan. Bestindo Express juga menyatakan akan terus melakukan perbaikan layanan dan memperkuat standar operasional agar kualitas pelayanan semakin baik.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa dalam industri jasa pengiriman, kepercayaan dibangun melalui konsistensi menjalankan prosedur. Kesalahan yang tampak sederhana, seperti dokumen yang diterima pelanggan dalam kondisi terbuka, dapat memunculkan persepsi negatif terhadap sistem pengawasan perusahaan. Karena itu, evaluasi menyeluruh dan perbaikan SOP menjadi langkah penting agar kepercayaan pelanggan tetap terjaga. (*






