Jejak KataSoft News

Ikuti Kejutan Kemerdekaan di Golden Tulip Essential Kota Tangerang

×

Ikuti Kejutan Kemerdekaan di Golden Tulip Essential Kota Tangerang

Sebarkan artikel ini
Golden Tulip Essential Kota Tangerang | FOTO: Dok. Istimewa

JEJAK KATA, Tangerang—Kemerdekaan selalu punya cara untuk dirayakan. Ada yang mengibarkan bendera, menggelar lomba panjat pinang, atau beradu cepat dalam balap karung. Namun tahun ini, di sebuah hotel yang berdiri di jantung Kota Tangerang, semangat itu akan berjalan di atas panggung, dibalut kain tradisional dari berbagai penjuru Nusantara.

Bukan sekadar peragaan busana, melainkan perjumpaan anak-anak dengan identitas bangsanya.

Pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Golden Tulip Essential Kota Tangerang bersama Puteri Anak dan Puteri Remaja Provinsi Banten serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang menggelar Putera Puteri Nusantara 2026. Mengusung tema “Pesona Cilik, Budaya Cantik, Indonesia Unik“, ajang ini menjadi ruang bagi anak-anak mengenal Indonesia melalui warisan yang dikenakan, bukan hanya diceritakan.

Di tengah derasnya budaya populer yang membuat anak-anak lebih akrab dengan karakter animasi dibanding motif tenun daerahnya sendiri, baju adat menjadi lebih dari sekadar kostum. Ia adalah lembar sejarah yang dijahit menjadi pakaian, menyimpan jejak leluhur, nilai, dan identitas yang tak lekang oleh zaman.

General Manager Golden Tulip Essential Kota Tangerang, Angel Sugandhi, mengatakan hotel tidak ingin sekadar menjadi tempat orang singgah untuk beristirahat. Baginya, ruang-ruang hotel juga dapat menjadi panggung yang menghidupkan budaya sekaligus menghadirkan pengalaman edukatif bagi masyarakat.

Karena itu, pada 17 Agustus 2026 mendatang, anak-anak usia 4–7 tahun dan 8–12 tahun akan tampil dalam lomba busana adat yang terbuka untuk umum. Mereka bukan hanya memperebutkan hadiah jutaan rupiah, tetapi juga membawa cerita dari setiap kain yang dikenakan.

“Kami percaya hotel tidak hanya menjadi tempat menginap, tetapi juga dapat menjadi ruang berkumpul yang menghadirkan nilai budaya, edukasi, dan inspirasi bagi masyarakat. Melalui agenda Hari Kemerdekaan ini, kami berharap dapat menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap budaya Indonesia sejak dini,” ujar Angel.

Gagasan itu menjadi menarik karena pelestarian budaya tidak selalu harus berlangsung di museum atau sanggar seni. Kadang, ia justru menemukan napas baru ketika hadir di ruang-ruang yang dekat dengan kehidupan masyarakat, termasuk hotel.

Di sisi lain, Golden Tulip Essential juga menghadirkan program “Independence Day Staycation” selama 1–31 Agustus 2026. Melalui paket tersebut, tamu dapat menginap di kamar superior seharga Rp581 ribu per malam yang sudah mencakup sarapan untuk dua orang, akses kolam renang bergaya air terjun, fasilitas entertainment dan sport lounge, serta penawaran bersantap di restoran hotel.

Namun, di balik berbagai promo yang ditawarkan, pesan yang paling menarik justru bukan soal harga. Kemerdekaan tahun ini diingatkan kembali lewat cara yang sederhana: mengenalkan anak-anak pada akar budayanya sendiri.

Sebab, di era ketika budaya asing begitu mudah melintasi layar gawai, menjaga tradisi bukan lagi sekadar mengenang masa lalu. Ia adalah upaya memastikan generasi berikutnya tetap mengenali siapa dirinya.

Dan mungkin, dari panggung kecil tempat anak-anak mengenakan pakaian adat itu, Indonesia sedang menanam benih kecintaan pada budaya yang kelak tumbuh jauh lebih besar daripada sekadar sebuah perlombaan. (*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *