Liputan

150 Pesantren di Tangerang Dibangunkan Asrama, 50 Dapat Sanitasi

×

150 Pesantren di Tangerang Dibangunkan Asrama, 50 Dapat Sanitasi

Sebarkan artikel ini
Foto: Dok. Diskominfo Kabupaten Tangerang

JEJAK KATA, Tangerang — Pemerintah Kabupaten Tangerang mulai menjalankan program fasilitasi bantuan Asrama Pondok Pesantren (Aspontren) dan Sanitasi Berbasis Pesantren (Sanitren) 2026. Program ini menyasar ratusan pondok pesantren untuk memperbaiki fasilitas pendidikan dan sanitasi.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan tahun ini bantuan Aspontren diberikan kepada 150 pondok pesantren, sedangkan program Sanitren menyasar 50 pesantren.

“Hari ini di tempat ini dilaksanakan sosialisasi sekaligus juga memulai melaksanakan program pembangunan asrama pondok pesantren, juga melanjutkan program Sanitren yang ada di Kabupaten Tangerang. Tahun ini untuk penerima manfaat Aspontren sebanyak 150 pondok pesantren dan Sanitren sebanyak 50 pondok pesantren,” kata Maesyal, Selasa, 8 September 2026.

Menurut dia, pembangunan fasilitas pesantren merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan nyaman bagi santri.

Program tersebut juga diarahkan untuk memberdayakan tenaga kerja lokal dan menggunakan material yang tersedia di sekitar pesantren. Desain serta teknis pembangunan akan menyesuaikan kondisi lahan masing-masing pesantren.

Ketua Forum Silaturahim Pondok Pesantren (FSPP) Kabupaten Tangerang Amal Faihan Maimun mengapresiasi penambahan alokasi bantuan. Ia berharap program itu dapat menjangkau lebih banyak pesantren secara merata.

FSPP mencatat terdapat sekitar 1.117 pondok pesantren di Kabupaten Tangerang. Pemerintah daerah, kata Amal, berencana meningkatkan cakupan pembangunan Aspontren pada 2027 hingga lebih dari 1.000 pesantren.

Ia juga meminta pendampingan pemerintah tidak berhenti pada proses pembangunan, tetapi mencakup administrasi dan pelaporan agar pelaksanaan program berjalan tertib. (*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *