Jejak KataLiputan

Pencarian Jurnalis: Tiga Benda dari Selat Sunda, Petunjuk atau Kebetulan?

×

Pencarian Jurnalis: Tiga Benda dari Selat Sunda, Petunjuk atau Kebetulan?

Sebarkan artikel ini
Petugas memperlihatkan benda-benda yang ditemukan saat melakukan pencarian rombongan Jurnalis yang hilang di Selat Sunda pasca erupsi Gunung Anak Krakatau | Foto: Dok. Humas Polda Banten

JEJAK KATA, Cilegon — Laut Selat Sunda kembali menyimpan tanda tanya. Di perairan sebelah timur Pulau Rakata, kapal KN SAR Tetuka menemukan tiga jenis barang: helm plastik merah, jeriken biru, dan dua life jacket oranye, Sabtu, 12 September 2026.

Barang-barang itu kemudian diserahkan kepada Ditpolairud Polda Banten untuk diperiksa. Pertanyaannya sederhana: milik siapa? Pemeriksaan sementara justru membuat teka-teki belum menemukan jawaban.

Kabidhumas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan bahwa dua life jacket bertuliskan “MILLES.II” bukan milik KM Arupadhatu 1. Kapal tersebut memiliki life jacket berwarna merah, kuning, dan ungu tanpa tulisan tersebut.

Jeriken yang ditemukan juga berbeda. Isinya beraroma minyak sayur, bukan Pertamax yang digunakan KM Arupadhatu 1. Bentuk, kapasitas, warna, tutup, hingga penandanya pun tidak sama dengan jeriken milik kapal.

Begitu pula helm merah. Barang itu dinyatakan bukan perlengkapan KM Arupadhatu 1.

Tiga benda tersebut kini menjadi bagian dari pemeriksaan lebih lanjut. Namun polisi belum menyimpulkan dari mana barang-barang itu berasal atau kaitannya dengan insiden yang sedang dalam pencarian.

Polda Banten meminta masyarakat tidak buru-buru menyusun cerita dari benda-benda yang ditemukan di laut.

Informasi perkembangan pencarian dan pemeriksaan, kata Maruli, akan disampaikan melalui kanal resmi.

Di Selat Sunda, laut memang bisa membawa apa saja ke tepian. Tetapi setiap benda belum tentu menjadi petunjuk. Kadang ia hanya benda yang hanyut—sampai bukti berkata lain. (*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *