Banner IDwebhost
Liputan

Operasi Patuh Maung di Balaraja, Pengendara Tertib Dapat Hadiah

×

Operasi Patuh Maung di Balaraja, Pengendara Tertib Dapat Hadiah

Sebarkan artikel ini
Petugas Satlantas Polresta Tangerang memberikan hadiah kepada pengendara yang tertib pada hari kelima Operasi Patuh Maung 2026 | Foto: Dok. Istimewa

JEJAK KATA, Tangerang – Tidak semua pengendara yang berhadapan dengan polisi di Jalan Serang, Balaraja, Kabupaten Tangerang, Jumat, 30 Oktober 2026, harus bersiap menerima teguran. Sebagian justru mendapat apresiasi karena tertib berlalu lintas.

Pemandangan itu muncul pada hari kelima Operasi Patuh Maung 2026 yang digelar Satuan Lalu Lintas Polresta Tangerang. Di kawasan Pasar Gembong, Kecamatan Balaraja, petugas tidak hanya memeriksa kelengkapan kendaraan, tetapi juga memberikan hadiah kepada pengendara yang dinilai disiplin.

Mereka yang menggunakan helm berstandar SNI, memiliki surat izin mengemudi (SIM), membawa surat kendaraan lengkap, serta mematuhi rambu lalu lintas mendapat apresiasi dari petugas.

Kasat Lantas Polresta Tangerang Komisaris Polisi Fery Oktaviari Pratama memimpin kegiatan tersebut. Menurut dia, penghargaan diberikan untuk mendorong masyarakat mempertahankan kebiasaan berkendara yang aman.

“Kami ingin memberikan motivasi kepada masyarakat yang sudah tertib dan patuh terhadap aturan lalu lintas. Kepatuhan seperti ini perlu dipertahankan,” ujar Fery.

Namun, operasi tersebut bukan berarti mengubah pemeriksaan menjadi acara bagi-bagi hadiah. Petugas tetap menindak pengendara yang melanggar aturan.

Sasaran pemeriksaan meliputi pengendara tanpa helm SNI, tidak memiliki SIM, tidak memenuhi ketentuan kelengkapan STNK, melanggar rambu dan marka jalan, hingga melawan arus.

Penggunaan telepon seluler saat berkendara juga menjadi perhatian petugas. Begitu pula pengemudi mobil yang tidak mengenakan sabuk pengaman.

Fery mengingatkan pengendara yang masih melanggar agar meningkatkan kedisiplinan. Sebab, keselamatan di jalan raya bukan hanya urusan polisi, melainkan tanggung jawab setiap pengguna jalan.

Operasi Patuh Maung 2026 berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan”.

Pemberian apresiasi kepada pengendara yang patuh menjadi pendekatan lain dalam operasi tersebut. Penegakan aturan memang diperlukan, tetapi membangun kebiasaan tertib sejak awal juga tidak kalah penting.

Sebab, keselamatan berlalu lintas semestinya tidak bergantung pada ada atau tidaknya polisi di persimpangan jalan. Disiplin seharusnya tetap berjalan, bahkan ketika petugas tidak sedang mengawasi. (*

Tinggalkan Balasan