Jejak KataLiputan

Polisi Selidiki Kematian Pelajar 14 Tahun di Stasiun Jurangmangu Tangsel

×

Polisi Selidiki Kematian Pelajar 14 Tahun di Stasiun Jurangmangu Tangsel

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI

JEJAK KATA, Tangerang Selatan — Sehari setelah seorang pelajar tewas tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, polisi mulai mengurai penyebab kematiannya.

Korban diketahui berinisial AP (14). Polisi menyelidiki rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum korban jatuh ke jalur rel pada Senin, 10 Agustus 2026 sore.

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, mengatakan bahwa laporan diterima sekitar pukul 16.43 WIB. Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi, termasuk teman sekolah korban.

Korban dan temannya diketahui pulang sekolah bersama menuju Stasiun Jurangmangu. Di stasiun, keduanya berpisah dan menunggu kereta di peron berbeda. Tak lama kemudian, petugas keamanan melihat korban telah berada di jalur rel ketika kereta dari arah Tanah Abang memasuki stasiun.

Polisi menemukan korban telah meninggal dengan luka pada bagian kepala. Jenazah dibawa ke RSUD Tangerang Selatan untuk pemeriksaan medis.

Sejumlah barang milik korban juga diamankan. Polisi masih mencocokkan keterangan saksi dan temuan di lokasi untuk memastikan kronologi serta penyebab pasti kematian korban.

Sehari sebelumnya, insiden itu sempat mengganggu perjalanan KRL lintas Rangkasbitung. Setelah proses evakuasi selesai, perjalanan kembali normal.

Kini, ketika kereta telah kembali melaju sesuai jadwal, polisi masih mencari jawaban atas apa yang terjadi di peron sebelum AP jatuh ke jalur rel. (*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *