JEJAK KATA, Tangerang — Ponsel bisa menjadi ruang pribadi yang mudah dibuka orang lain. Foto, video, hingga data diri dapat berpindah tangan hanya dalam hitungan detik. Risiko itulah yang diingatkan polisi wanita kepada siswa SMPN 3 Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.
Dalam kegiatan Polwan Goes to School untuk memperingati Hari Jadi Polisi Wanita ke-78, sejumlah Polwan Polresta Tangerang mengajak pelajar memahami privasi, batasan diri, dan keamanan dalam pergaulan maupun media sosial.
Polwan menjelaskan bahwa setiap orang berhak menentukan batasan dalam berinteraksi. Mereka juga mengenalkan konsep consent atau persetujuan serta pentingnya berani mengatakan “tidak” terhadap perlakuan yang membuat tidak nyaman.
Ancaman di ruang digital juga menjadi perhatian. Pelajar diingatkan tentang grooming, perundungan siber, penyalahgunaan foto dan video pribadi, hingga pemerasan berbasis konten digital.
Polwan meminta siswa tidak sembarangan membagikan data pribadi, foto, atau video sensitif melalui media sosial. Jika menghadapi ancaman, tekanan, pelecehan, atau tindakan yang mengganggu privasi, mereka diminta segera bercerita kepada orang tua, guru, atau orang dewasa yang dipercaya.
Edukasi berlangsung interaktif. Pesannya sederhana: menjaga diri tidak hanya berarti waspada ketika berada di luar rumah. Di dunia digital pun, batas pribadi perlu dijaga.
Melalui kegiatan tersebut, Polwan Polresta Tangerang mendorong pelajar lebih berani melindungi diri sekaligus menghormati privasi orang lain. (*






