PENDIDIKAN – Pendidikan internasional selama ini kerap identik dengan biaya mahal dan gedung sekolah di pusat kota besar. Di kawasan CitraRaya Tangerang, sebuah sekolah baru mencoba menawarkan pendekatan berbeda. Namanya Inspirasi Schools. Kampus ini ditargetkan mulai menerima siswa pada Juli 2027.
Berlokasi di kawasan Lugano, CitraRaya, Kabupaten Tangerang, sekolah di bawah naungan SIS Group of Schools tersebut membawa misi yang terdengar ambisius: menghadirkan pendidikan berkualitas internasional dengan biaya yang lebih terjangkau. Mereka menyebut konsep itu Affordable Excellence.
Pembangunan kampus Inspirasi Schools dimulai pada 2026. Pada 7 Agustus 2026, seremoni topping off digelar sebagai penanda selesainya konstruksi struktur utama gedung. Tahap berikutnya berfokus pada penyelesaian interior dan fasilitas penunjang sebelum sekolah beroperasi.
Kehadiran sekolah ini bukan sekadar penambahan gedung pendidikan di tengah kawasan perumahan. Ada gagasan yang hendak dibawa: kualitas pendidikan dunia seharusnya tidak hanya terkonsentrasi di kota-kota besar atau lingkungan ibu kota.
Inspirasi Schools resmi diluncurkan pada 2024 sebagai ekspansi SIS Group. Kelompok pendidikan ini didirikan Jaspal Sidhu, yang lebih dahulu membangun Singapore International School pada 1996. Sekolah tersebut kemudian berkembang menjadi Singapore Intercultural Schools (SIS).
Dalam perjalanannya, SIS Group memperoleh penghargaan World Bank Group (IFC)-Financial Times Award pada 2019. Pengalaman hampir tiga dekade itu menjadi fondasi pengembangan Inspirasi Schools.
Meramu tiga sistem pendidikan
Salah satu hal yang ditawarkan Inspirasi Schools adalah perpaduan tiga kerangka pendidikan. Kurikulumnya mengintegrasikan pendekatan pendidikan Singapura, standar akademik Cambridge International, dan kurikulum nasional Indonesia.
Pendidikan Singapura dikenal dengan penekanan pada penguasaan konsep, literasi, numerasi, dan kemampuan berpikir analitis. Sementara Cambridge International menjadi acuan akademik internasional. Kurikulum nasional digunakan untuk menjaga pemahaman siswa terhadap identitas, budaya, dan konteks kehidupan Indonesia.
Pendekatan tersebut diperkuat dengan konsep pembelajaran PACE. Akronim ini merangkum empat kemampuan yang ingin dikembangkan, yakni Perseverance atau ketekunan, Analytical Thinking atau berpikir analitis, Collaboration and Communication atau kolaborasi dan komunikasi, serta Entrepreneurship atau kewirausahaan.
Artinya, kemampuan akademik bukan satu-satunya ukuran keberhasilan siswa. Olahraga, seni, musik, dan catur juga ditempatkan sebagai bagian dari pengembangan karakter.
Untuk tahap awal, Inspirasi Schools CitraRaya direncanakan membuka pendidikan Kelompok Bermain hingga Kindergarten. Pengembangan jenjang lebih tinggi menjadi agenda jangka panjang, dengan target mencapai SMA.
Guru bukan sekadar pengajar
Kurikulum yang bagus tidak banyak berarti jika kualitas pengajarnya tidak ikut dibangun. Inspirasi Schools mencoba menjawab persoalan tersebut melalui model pengembangan guru bernama EFFECTOR, yang dikembangkan bersama Deloitte Singapore.
Model tersebut memiliki delapan atribut. Tiga di antaranya adalah Earnest, Funny, dan Firm.
Earnest menekankan ketulusan, konsistensi, keadilan, dan sikap dapat dipercaya. Funny mendorong guru menggunakan humor secara tepat agar suasana belajar lebih hidup. Sedangkan Firm menempatkan ketegasan sebagai bagian dari pengelolaan kelas, tetapi tetap dilakukan dengan pendekatan hangat.
Kombinasi tersebut dimaksudkan untuk menciptakan ruang belajar yang aman, menyenangkan, sekaligus memiliki disiplin.
Inspirasi Schools juga mengusung kerangka 3P, yakni People, Program, dan Place. People berhubungan dengan kualitas dan pengembangan guru. Program berkaitan dengan kurikulum dan metode pembelajaran. Sedangkan Place menyangkut desain kampus sebagai lingkungan pendidikan yang mendukung kebutuhan masa depan.
Dari Sidoarjo dan Kediri menuju CitraRaya
Ekspansi ke Tangerang bukan langkah pertama Inspirasi Schools di Indonesia. Sebelumnya, sekolah ini telah hadir melalui Inspirasi Schools – The JIVANA Homes di Sidoarjo, Jawa Timur, hasil kerja sama dengan Japfa Group, serta Surya Inspirasi Schools di Kediri.
Di CitraRaya, proyek ini lahir dari kerja sama Ciputra Group dan Inspirasi Schools. Kesepakatan kedua pihak ditandatangani pada 4 Desember 2025 di Ciputra World Jakarta. Penandatanganan dilakukan oleh Budiarsa Sastrawinata selaku Managing Director Ciputra Group dan Jaspal Sidhu sebagai pendiri SIS Group.
Kampusnya berada di kawasan Lugano, berdekatan dengan klaster Caslanopark. Lokasi tersebut menjadi bagian dari pengembangan CitraRaya, kota mandiri dengan luas kawasan sekitar 2.760 hektare.
Kawasan Lugano sendiri dikembangkan dengan inspirasi kota Lugano di Swiss. Di dalamnya direncanakan terdapat elemen danau seluas 20 hektare serta hutan kota seluas 2 hektare. Lingkungan tersebut terintegrasi dengan fasilitas komersial dan pendidikan, termasuk perguruan tinggi serta Mal Ciputra Tangerang.
Bagi CitraRaya, kehadiran Inspirasi Schools memperluas pilihan pendidikan bagi keluarga yang tinggal di kawasan tersebut. Selama ini, kawasan kota mandiri itu telah memiliki sejumlah lembaga pendidikan dari tingkat taman kanak-kanak hingga sekolah menengah.
Namun, label internasional dan perpaduan kurikulum bukan jaminan otomatis bahwa sebuah sekolah memiliki mutu unggul. Orang tua tetap perlu melihat akreditasi, kualifikasi guru, fasilitas yang benar-benar tersedia, transparansi biaya, serta hasil pembelajaran setelah sekolah beroperasi.
Begitu pula dengan janji Affordable Excellence. Seberapa terjangkau biaya pendidikannya dibandingkan sekolah internasional lain masih perlu dibuktikan melalui struktur biaya resmi.
Inspirasi Schools CitraRaya dijadwalkan mulai beroperasi pada Juli 2027. Waktu masih tersedia bagi pengelola untuk membuktikan bahwa pendidikan internasional tidak harus selalu menjadi kemewahan yang hanya bisa dijangkau segelintir keluarga.
Sebab, pada akhirnya, kualitas sekolah tidak ditentukan oleh megahnya bangunan atau banyaknya istilah asing dalam brosur penerimaan siswa. Ukurannya tetap sederhana: bagaimana sekolah membentuk anak menjadi manusia yang mampu berpikir, berkarakter, dan menghadapi masa depan. (*







