Saat jejakkata.news mencoba menghubungi beberapa akun media sosial yang memperomosikan dan menjajakan jasa seks komersial, mereka buka praktik 24 jam. Artinya, jam berapa pun pelanggan atau tamu menghubungi, mereka siap melayani.
“Deal (harga cocok-red), meluncur aja, kita stay terus kok,” ujar wanita yang diduga sebagai pekerja seks yang menyamarkan namanya dengan sebutan Bella.
Ia juga mengungkapkan, buka praktik di ruko sekitar EcoPlaza. Namun sayang, Bella tidak menunjukkan secara spesifik ruko sebelah mana yang ia jadikan sebagai tempat untuk bisnis esek-eseknya. Ia hanya mengatakan, “Datang aja, kalau udah deket lokasi kabari, nanti ada yang jemput.”
Perempuan penjaja seks lain yang berhasil dihubungi adalah, Selli, yang mengaku buka praktik di salah satu tempat kost, di belakang Pasar Cikupa. Melalui komunikasi medsos, kata Selli, pelanggan bisa langsung datang jam berapa pun asal harganya cocok. Tamu bisa langsung datang ke lokasi, dan kalau sudah berada di sekitar lokasi ada orang yang akan menjemputnya.
Penjelajahan lain, tempat praktik esek-esek juga tersebar di beberapa wilayah di Desa Peusar, dan Ciakar. Di wilayah desa ini, tempat yang dijadikan untuk buka praktik adalah kamar kontrakan dan tempat kost. (TIM/Red)






