Kali ini Garwaseni berkelobarosi dengan ibu-ibu dari kelompok dawis dan remaja perempuan. Mereka akan membuat proyek yang mencoba mengingatkan kembali semangat perempuan dalam mempertahankan ruang hidup.
“Peran-peran domestik para perempuan dan semangat inilah yang membuat mereka menjadi utuh sebagai manusia. Karena tidak hanya mempertahankan dapurnya tetap mengepul akan tetapi juga memutar otak bagaimana perabotan rumah tangga dan anak-anak- nya aman dari terjangan rob.” imbuh.






