Beberapa ikhtiar peningkatan kapasitas lainnya di jalan Tol Tangerang-Merak yang sudah dan sedang dilakukan saat ini diantaranya, proyek penambahan lajur ke-3 dari Cikande sampai dengan Serang Timur (KM 52 s/d KM 72) yang dimulai dengan proyek pelebaran jembatan Ciujung (KM 57). Selain itu pemeliharaan berkala perkerasan jalan tol juga dilakukan dengan melakukan rekonstruksi dan scrap, fill dan overlay penutup aspal termasuk Steel Grating, serta pemeliharaan rutin lainnya untuk pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM) jalan Tol, seperti pemeliharaan rambu dan marka, drainase dan sarana pendukung lainnya.
BACA JUGA: Gedung Baru Ciputra Hospital Diresmikan Bupati Tangerang
“Ikhtiar beyond SPM juga kami lakukan untuk meningkatkan layanan kenyamanan pengguna jalan. ASTRA Tol Tangerang-Merak juga memberikan inovasi-inovasi untuk meningkatkan keselamatan jalan, diantaranya adalah pemasangan speed reducer di dua titik rawan potensi kecelakaan lalu lintas, pengembangan traffic management system pantauan CCTV yang dapat mendeteksi dini dan mempublikasikan lebih awal informasi kondisi lalu lintas, serta penerapan struk digital yang dapat diakses oleh pengguna jalan dimanapun dan kapanpun yang juga mencerminkan kepedulian ASTRA Tol Tangerang-Merak terhadap lingkungan. Beautifikasi jalan tol juga dilakukan dengan memperbarui tampilan fisik jalan tol dengan melakukan pengecatan ulang Gerbang, railing, marka, normalisasi guardrail (pembatas jalan), penanaman pohon, mempercantik landscape, dan penambahan sculpture identitas Tol Tangerang-Merak untuk kenyamanan pengguna jalan,” paparnya.
BACA JUGA: Arjuna, Bocah 4 Tahun di Cikupa Tewas Terbawa Arus Deras Air Got
Dengan adanya peningkatan fasilitas yang disediakan oleh ASTRA Tol Tangerang-Merak melalui ikhtiar terus menerus, diharapkan akan memberikan dampak positif perkembangan di sektor pariwisata maupun industri. Salah satunya kemudahan akses transportasi antar daerah terutama untuk para wisatawan yang ingin berkunjung ke tempat wisata atau rekreasi yang ada di wilayah Banten dapat melewati akses jalan tol Tangerang-Merak dengan aman dan nyaman, sehingga aktivitas bisnis terus berjalan lancar.
“Keuntungan selanjutnya ialah terbukanya lapangan pekerjaan dan meningkatkan aktivitas ekonomi daerah. Upaya-upaya dan ikhtiar berkesinambungan tersebut diatas yang kemudian juga menjadi dasar pertimbangan penerbitan Surat Keputusan Menteri PUPR No. 1751/KPTS/M/2022 tentang Penyesuaian tarif di ruas Jalan Tol Tangerang-Merak,” tandasnya.






