“Kalau sebelumnya memang ada rapat terkait usulan nama-nama yang akan diusulkan melalui rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang,” ungkapnya.
“Kami hanya minta berita acara atau arsip nama-nama yang di usulkan pimpinan DPRD Kabupaten Tangerang saja,” cetus Amud menambahkan.
Tak hanya itu saja, Amud juga merasa kecewa dengan Sekretaris DPRD Kabupaten Tangerang yang seolah-olah lempar tanggung jawab.
Sebab, katanya, ketika diminta arsip usulan nama-nama Pj Bupati Tangerang malah dilempar ke Ketua DPRD.
“Bagaimana masyarakat Kabupaten Tangerang mengetahui nama-nama calon Pj Bupati yang diusulkan, jika kami saja yang di dalam DPRD enggak tahu juga,” ucapnya.
Amud berharap agar manajemen di DPRD Kabupaten Tangerang segera diperbaiki. Pasalnya, Sekretaris dan Ketua DPRD sulit dihubungi.
“Arsip nama-nama calon Pj Bupati Tangerang yang diusulkan DPRD Kabupaten yah publik harus tahu,” pungkasnya.






