“Bagaimana caranya agar-lahan-lahan sempit untuk dijadikan lahan pertanian? Bagaimana halaman-halaman diprogramkan dengan Pemanfaatan Pangan Lestari (P2L). Ada juga gerakan tanam pangan cepat panen. Sehingga masyarakat itu, akan memulai, diawali dengan di rumahnya sendiri, memanfaatkan lahan yang ada,” terang Asep Jatnika.
Dengan kondisi Kabupaten Tangerang yang saat ini memiliki eksiting LP2B seluas 13. 950 hektar yang tersebar di 15 kecamatan, serta berbagai program-program yang saat ini dilakukan oleh DPKP, Asep mengklaim ketahanan pangan di wilayah ini masih cukup kuat.
Diberitakan sebelumnya, Ketua Kelompok Tani (Poktan) Jamblang di Desa Margamulya, Osep mengaku, lebih dari 300 hektar lahan persawahan di desanya bakal disulap menjadi kawasan komersial. Hal ini menyusul sudah dikuasainya lahan tersebut oleh perusahaan pengembang raksasa yang siap menggerus salah satu lumbung pangan di Kabupaten Tangerang itu.
Menurut Osep, lahan pertanian di desanyab tersebut, sebelumnya menjadi salah satu percontohan pembenihan padi varietas cakrabuana.






