Liputan

Pemkot Tangerang Klaim Mampu Stabilkan Ekonomi, Inflasi 2,36 Persen

×

Pemkot Tangerang Klaim Mampu Stabilkan Ekonomi, Inflasi 2,36 Persen

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI: Foto udara persimpangan Taman Benteng Betawi yang berlokasi di Jl. Jenderal Sudirman, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Provinsi Banten | Istimewa

JEJAK KATA, Kota Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengklaim telah berhasil menjaga stabilitas perekonomian daerah pada periode akhir semester pertama tahun 2026 dengan mencatatkan angka inflasi sebesar 2,36 persen (year on year).

Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Tangerang Ruta Ireng Wicaksono menyampaikan, data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tangerang menunjukkan stabilitas dengan laju peningkatan yang tidak signifikan, yakni April (1,54 persen), Mei (1,96 persen) dan Juni (2,36 persen).

“Kami terus memantau perkembangan di lapangan untuk memastikan daya beli masyarakat tetap stabil, kalau dilihat datanya inflasi Kota Tangerang mencapai 2,36 persen (year on year) dan 0,57 persen (month to month) dengan Indeks Harga Konsumennya sebesar 110,19,” ujar Ruta, Rabu kemarin.

Berdasarkan data, penyumbang inflasi Kota Tangerang pada periode Juni masih didominasi kategori makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,87 persen dan transportasi yang mencapai 0,47 persen.

Beberapa komoditas makanan yang berpengaruh menyumbangkan peningkatan inflasi seperti air kemasan (4,97 persen), bawang merah (10,11 persen), kue kering (7,76 persen) dan minyak goreng (1,61 persen).

“Beberapa komoditas penyumbang inflasi pada bulan kemarin juga masih menjadi penyumbang inflasi terbesar bulan ini, begitu pun perbandingan dengan kabupaten dan kota lainnya di Provinsi Banten, Kota Tangerang masih menjadi yang terendah dibandingkan daerah-daerah lain yang rata-rata di atas 3 persen,” tambahnya.

Selain itu, Pemkot Tangerang terus berkomitmen menjaga stabilitas inflasi dengan menerapkan langkah intervensi, mulai dari memastikan proses distribusi komoditas berjalan lancar sampai menggencarkan program Gampang Sembako untuk meningkatkan daya beli masyarakat melalui Bang Sama (Bentor Pangan Sahabat Masyarakat) yang digencarkan berkeliling kelurahan secara berkala. (*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *