JEJAK KATA, Tangsel — Api berkobar dari sebuah pabrik tahu di Jalan Setiabudi, Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Jumat dini hari, 28 Agustus 2026. Kobaran api yang diduga berasal dari ruang produksi itu sempat membesar dan menjalar ke sejumlah bagian bangunan.
Tumpukan kayu bakar di area produksi diduga menjadi salah satu faktor yang membuat api cepat membesar. Api kemudian merembet ke gudang berisi perlengkapan dekorasi, dua kamar kontrakan, serta mengancam dua unit mobil yang berada di sekitar lokasi.
Kebakaran itu dilaporkan warga sekitar pukul 04.57 WIB. Karena lokasi pabrik berada di kawasan perbatasan Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan, UPT Pemadam Kebakaran Ciledug ikut dikerahkan untuk membantu penanganan.
Komandan Regu 3 UPT Damkar Ciledug, Syuhada, mengatakan jarak pos pemadam dengan lokasi kejadian relatif dekat sehingga petugas dapat segera bergerak.
“Dugaan sementara api berasal dari ruang produksi pembuatan tahu. Kobaran api cukup besar karena di bagian tengah bangunan terdapat tumpukan kayu bakar,” kata Syuhada.
Sebanyak delapan personel UPT Damkar Ciledug dengan dua unit mobil pemadam diterjunkan ke lokasi. Pemadaman dilakukan bersama petugas pemadam kebakaran Kota Tangerang Selatan.
Api akhirnya berhasil dikendalikan dan dilanjutkan dengan proses pendinginan. Petugas meninggalkan lokasi sekitar pukul 06.20 WIB setelah memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran ulang.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Saat kebakaran terjadi, aktivitas produksi belum dimulai sehingga para pekerja belum berada di dalam pabrik.
Penyebab pasti kebakaran masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut. Namun, peristiwa itu kembali menunjukkan satu hal: ketika api muncul di wilayah perbatasan, batas administratif tak banyak berarti—yang dibutuhkan adalah armada yang datang lebih cepat daripada kobaran yang membesar. (*






