KULINER — Aroma adonan yang baru matang punya cara sendiri memanggil orang. Ia tidak perlu memasang pengeras suara. Cukup menguar dari dapur, lalu bercampur dengan lalu-lalang kawasan Parlan, Kota Tangerang.
Di kawasan ini, sebuah gerai bernama Donat Susu Malaysia ikut meramaikan peta jajanan kota. Nama Malaysia yang menempel di belakangnya merujuk pada inspirasi jajanan kaki lima Negeri Jiran. Namun, yang ditawarkan bukan sekadar donat berbentuk bulat dengan taburan manis.
Ukurannya lebih besar daripada donat kebanyakan. Teksturnya dibuat lembut. Pilihan rasanya pun cukup panjang: lebih dari 30 varian, dari yang manis hingga yang gurih. Dalam sehari, dapurnya memproduksi sekitar 1.000 donat.
Angka itu menunjukkan satu hal: donat rupanya belum kehilangan penggemar di tengah serbuan croissant, pastry, dan aneka jajanan yang silih berganti menjadi tren.
Salah satu yang banyak dicari adalah donat mochi. Teksturnya kenyal dengan rasa legit, memadukan karakter donat dengan sensasi kunyah yang belakangan akrab di lidah pencinta kuliner Asia.
Bagi mereka yang tidak ingin lidah dibanjiri gula, tersedia pula pilihan donat bercita rasa gurih.
Pemilik Donat Susu Malaysia, Rahmah Hayutunufus, mengatakan keberagaman menu itu memang menjadi bagian dari konsep usaha mereka. Donat, menurut dia, tak harus selalu identik dengan rasa manis.
“Kami tahu tidak semua penikmat donat menyukai rasa manis. Karena itu kami juga menghadirkan pilihan donat gurih agar pelanggan punya lebih banyak pilihan dan bisa dinikmati siapa saja,” kata Rahmah.
Strategi itu sekaligus memperluas pasar. Donat bisa menjadi teman sarapan, kudapan sore, suguhan rapat, hingga isi kotak makanan dalam berbagai acara. Anak-anak dan remaja punya pilihannya sendiri, sementara orang dewasa tak harus selalu berurusan dengan rasa yang terlalu manis.
Soal harga, Donat Susu Malaysia dijual mulai Rp8 ribu hingga Rp14 ribu per buah. Harga yang membuat donat ini masih berada dalam kategori jajanan yang relatif mudah dijangkau, terutama untuk pembelian lebih dari satu rasa—sebab memilih satu dari puluhan varian terkadang justru menjadi persoalan tersendiri.
Selain pembelian langsung di gerai, pesanan juga melayani kebutuhan acara, mulai dari ulang tahun, arisan, rapat, hingga kegiatan perkantoran.
Saat ini, Donat Susu Malaysia memiliki dua cabang di Kota Tangerang. Gerai pertama berada di kawasan Parlan District, di belakang Jalan Ahmad Yani. Satu gerai lainnya berada di Komplek Angkasa Pura II.
Di tengah persaingan bisnis kuliner yang bergerak secepat linimasa media sosial, menjaga pelanggan datang kembali tentu lebih sulit ketimbang sekadar membuat mereka penasaran sekali. Karena itu, rasa dan konsistensi menjadi pekerjaan yang harus dilakukan setiap hari—bersama adonan yang terus mengembang di dapur.
Bagi warga yang enggan keluar rumah, donat ini juga tersedia melalui layanan pesan-antar GoFood dan GrabFood. Informasi menu serta pemesanan dapat diperoleh melalui akun Instagram @donatsusu.malaysia.
Pada akhirnya, sebuah jajanan bisa datang dari mana saja. Dari pinggir jalan Malaysia, lalu menyeberangi batas negara, masuk ke dapur-dapur usaha, dan akhirnya mendarat di tangan pembeli di Kota Tangerang. Yang menentukan bukan lagi dari mana ia berasal, melainkan apakah setelah gigitan pertama, orang masih ingin mengambil satu lagi. (*






