Jejak KataWisata dan Kuliner

Berburu Makanan Kukusan Minggu Pagi di City Market CitraRaya

×

Berburu Makanan Kukusan Minggu Pagi di City Market CitraRaya

Sebarkan artikel ini
Makanan kukusan Minggu pagi di City Market, CitraRaya Tangerang

KULINER — Minggu pagi di City Market CitraRaya selalu memiliki cara sendiri untuk mengumpulkan orang. Sebagian datang membawa daftar belanja, sebagian lagi berjalan pelan di antara deretan lapak fashion, kebutuhan rumah tangga, dan produk UMKM. Di tengah keramaian itu, aroma gorengan memang masih mudah ditemukan. Namun, ada satu lapak yang menawarkan pilihan berbeda: makanan yang mengepul dari dalam kukusan.

Jagung manis, pisang, ubi, singkong, talas, hingga telur tersusun sederhana. Tidak ada minyak yang berdesis. Tidak ada wajan besar yang mengepul. Hanya uap panas yang perlahan membuka aroma bahan-bahan yang akrab di dapur orang Indonesia.

Makanan kukusan tampaknya sedang menemukan kembali penggemarnya. Di tengah kebiasaan berburu makanan cepat saji, pilihan yang direbus atau dikukus menawarkan sesuatu yang lebih sederhana. Bahan pangan tidak perlu banyak bumbu untuk menunjukkan rasanya.

Di City Market, makanan kukusan menjadi salah satu pilihan bagi pengunjung yang ingin mengganjal perut sambil berkeliling. Jagung bisa dimakan sambil berjalan, ubi dan singkong menjadi teman sarapan, sementara pisang dan telur menawarkan pilihan lain bagi mereka yang datang sejak pagi.

Pilihan ini juga sejalan dengan meningkatnya perhatian masyarakat terhadap cara makanan diolah. Pengukusan umumnya tidak membutuhkan minyak tambahan dan dapat menjadi alternatif pengolahan pangan yang lebih sederhana. Umbi-umbian sendiri dikenal sebagai sumber karbohidrat dan serat, meski kebutuhan gizi tetap perlu dipenuhi secara seimbang dengan sumber protein dan makanan lain.

Di antara lapak-lapak yang menjual pakaian dan berbagai kebutuhan, makanan kukusan mungkin tidak tampak paling mencolok. Warnanya tidak selalu terang, tidak pula disertai aroma bumbu yang menyerbu dari kejauhan.

Namun justru di situlah daya tariknya. Ketika Minggu pagi bergerak semakin ramai, dan orang-orang sibuk memilih barang belanjaan, uap dari kukusan terus naik perlahan.

Sederhana, hangat, dan cukup untuk mengingatkan bahwa sarapan tidak selalu harus rumit. Kadang, sebuah ubi kukus atau jagung hangat sudah cukup menemani pagi yang sibuk di City Market CitraRaya. (*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *