JEJAK KATA, Jakarta – Batman tak hanya datang sebagai superhero dari Gotham City. Di Indonesia Comic Con 2026, ia hadir dengan tafsir baru dari tangan seniman Indonesia.
DC menghadirkan varian cover khusus Indonesia untuk Absolute Batman #23, komik yang dikerjakan penulis Scott Snyder dan seniman Nick Dragotta. Sampul edisi terbatas itu digarap oleh Yasmine Putri, seniman asal Indonesia yang berkarya di industri komik internasional.
Kehadiran karya Yasmine memberi lapisan lokal pada karakter yang selama puluhan tahun menjadi bagian dari budaya populer global. Batman tetap merupakan sosok yang lahir dari dunia komik Amerika, tetapi visualnya kini hadir melalui perspektif kreator Indonesia.
Varian tersebut diperkenalkan di Indonesia Comic Con 2026 pada 3–4 Oktober di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Ini merupakan kali pertama DC membuat varian cover yang secara khusus ditujukan untuk pasar Indonesia.
Pilihan itu juga memperlihatkan perubahan posisi penggemar komik Indonesia. Mereka tidak hanya menjadi konsumen karakter dan cerita dari luar negeri, tetapi juga bagian dari ruang kreatif tempat karakter global ditafsirkan kembali oleh seniman lokal.
Yasmine bukan satu-satunya kreator Indonesia yang hadir dalam perhelatan tersebut. Seniman komik DC New Titans, Sami Basri, juga dijadwalkan bertemu dengan penggemar. Keduanya akan mengisi sesi tanda tangan dan meet and greet di booth DC.
Yasmine hadir pada pukul 14.00–15.30 WIB, sedangkan Sami Basri pada pukul 12.00–14.00 WIB.
Absolute Batman #23 juga memiliki arti khusus dalam perkembangan serial tersebut. Edisi ini menampilkan kemunculan perdana Absolute Clayface. Namun bagi pembaca Indonesia, daya tarik edisi ini bukan hanya pada karakter baru itu.
Komik tersebut menyertakan halaman editorial khusus Indonesia yang memperlihatkan proses di balik karya Yasmine. Dengan begitu, pembaca tidak hanya mendapatkan sebuah sampul alternatif, tetapi juga melihat bagaimana seorang seniman Indonesia menerjemahkan karakter DC ke dalam bahasa visualnya sendiri.
Bagi industri kreatif lokal, ruang semacam ini penting. Budaya komik tidak lagi berjalan dalam batas yang tegas antara karya lokal dan budaya pop global. Karakter dari Amerika dapat bertemu dengan seniman Indonesia, lalu menghasilkan karya yang secara khusus ditujukan kepada pembaca Indonesia.
Vikram Sharma, SVP and Head of APAC Consumer Products Warner Bros. Discovery, mengatakan kehadiran varian khusus Indonesia merupakan bagian dari upaya mendekatkan DC dengan komunitas penggemar lokal.
“Kami sangat antusias untuk menghadirkan cerita, karakter, dan komunitas penggemar DC lebih dekat dengan audiens di Indonesia,” kata Sharma.
Edisi khusus tersebut dapat diperoleh dengan pembelian minimal Rp499.000 untuk produk retail apa pun di area retail DC, dengan batas maksimal dua eksemplar per penggemar. Pengunjung juga berkesempatan mendapatkannya melalui permainan dan tantangan di booth DC serta kuis di media sosial @indocomiccon.
Di tengah banjir karakter superhero global, kehadiran Absolute Batman #23 versi Indonesia menunjukkan hal yang lebih menarik daripada sekadar edisi koleksi. Ia menjadi salah satu contoh bagaimana budaya pop global menemukan bentuk lokal—melalui tangan seniman Indonesia, untuk bertemu dengan pembacanya sendiri. (*






